Kawasan KZ Abidin II hingga Belakang Mega Mall Kembali Ditertibkan
- 13 Feb 2026 11:00 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Kota Bengkulu kembali melakukan penertiban di kawasan pasar Jalan KZ. Abidin II hingga area belakang Mega Mall, langkah ini dilakukan untuk menata ruang publik serta menjaga kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut. Kegiatan dipimpin langsung Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, melibatkan unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Disperindag, serta camat dan lurah setempat.
Penertiban dilakukan karena masih ditemukan pedagang yang berjualan di badan jalan dan area yang tidak sesuai peruntukan, terutama di jalur belakang Mega Mall Bengkulu. Kondisi tersebut membuat ruas jalan menyempit dan mengganggu mobilitas kendaraan serta aktivitas masyarakat.
Wali Kota turun langsung memastikan proses berjalan secara humanis dan persuasif, dengan mengedepankan dialog kepada para pedagang. Pemerintah menegaskan penataan dilakukan untuk menciptakan ketertiban tanpa menghilangkan kesempatan masyarakat mencari nafkah.
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan, penertiban bertujuan menyeimbangkan aktivitas ekonomi dan kepentingan umum. Pemerintah telah menyiapkan lokasi alternatif berjualan yang lebih aman dan tidak mengganggu pengguna jalan maupun fasilitas keselamatan.
“Kami ingin kawasan pasar tetap hidup dan ekonomi masyarakat berjalan, namun harus tertib. Pemerintah sudah menyediakan lokasi berjualan yang lebih aman dan tidak mengganggu pengguna jalan maupun fasilitas layanan darurat,” kata Dedy.
Selain itu, tim gabungan juga menertibkan lapak yang menutup akses pintu gerbang pos pemadam kebakaran. Jalur keluar-masuk armada harus dikembalikan sesuai fungsinya sebagai akses prioritas layanan darurat demi menjaga respons cepat saat terjadi kebakaran.
Melalui langkah ini, Pemkot Bengkulu menargetkan terciptanya kawasan pasar yang lebih tertata, aman, dan nyaman, sekaligus mendukung penataan kota yang berkelanjutan. Sebelumnya Wali Kota bersama jajaran, juga melakukan penertiban pasar panorama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....