SPKLU Menjadi Pendorong untuk Masyarakat Beralih ke Kendaraan listrik
- 13 Feb 2026 07:46 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) merupakan fasilitas yang digunakan untuk mengisi daya kendaraan listrik, terkhusus mobil, hal seperti ini mirip seperti mengisi bahan bakar di SPBU. Di Kota Bengkulu sendiri, saat ini telah tersedia tiga titik SPKLU yang dapat digunakan masyarakat, proses pengisiannya dilakukan dengan menghubungkan kabel charger dari mesin SPKLU ke tempat pengisian daya pada mobil listrik, kemudian pengguna mengikuti petunjuk pada layar hingga pengisian daya dimulai dan selesai sesuai dengan kebutuhan.
Dalam penggunaan SPKLU ini, pengendara cukup memarkirkan mobilnya di area SPKLU lalu membuka port pengisian. Setelah itu, pengendara harus membuka aplikasi PLN MOBILE agar bisa mengaktifkan proses pengisianya, dengan mengikuti petunjuk melalui aplikasi akan mempermudah pengendara mengunakannya.
Salah seorang staff PLN Persero, Tasuri mengatakan bahwa, fasilitas seperti SPKLU merupakan bentuk dukungan serta perkembangan zaman yang dimana mobil listrik sudah mulai beredar di Kota Bengkulu. Pengunaan SPKLU juga dinilai ramah lingkungan dikarenakan mendukung pengendara yang tidak mengunakan bahan bakar minyak yang terkadang menimbulkan polusi.
"Pengisian SPKLU ini sangat ramah lingkungan, dikarenakan bahan bakarnya listrik, jadi tidak terlalu menimbulkan polusi. Kalau untuk harga sendiri biaya energi sekitar Rp2.466 per kWh, ditambah biaya layanan pengisian cepat (fast charging) Rp25.000 atau sangat cepat (ultrafast charging) Rp57.000 per sesi," ujarnya, Kamis 13 Febuari 2026.
Sementara itu, salah seorang Dosen Fakultas Teknik Elektro Universitas Bengkulu, Dilmai mengatakan bahwa, keberadaan SPKLU di Kota Bengkulu menjadi langkah positif untuk perkembangan teknologi. Fasilitas seperti SPKLU sangat membantu, terutama bagi pengguna kendaraan listrik yang mulai berkembang seiring dengan perkembangan teknologi.
"Fasilitas ini bagus sekali, kalau saya lihat lebih praktis dan tidak harus antri menunggu di tambah SPKLU ini juga masih sedikit di Bengkulu. Tapi fasilitas ini perlu pantauan dikarenakan harus sesuai dengan jumlah kendaraan listrik yang ada," ujarnya.
Sebagai yang mendukung perkembangan teknologi dan kendaraan ramah lingkungan, fasilitas SPKLU ini di harapkan dapat terus bertamabah dan di kenal oleh masyarakat luas. SPKLU dapat menjadi pendorong minat masyakarat untuk beralih ke kendaraan listrik, hal ini juga mendukung transportasi yang ada di Kota Bengkulu untuk lebih efisien dan ramah lingkungan. (Reyhan).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....