Unib Kukuhkan Enam Guru Besar Baru

  • 11 Feb 2026 07:08 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Universitas Bengkulu (Unib) kembali  mengukuhkan enam Guru Besar dalam Rapat Senat Paripurna Terbuka yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Unib, Selasa (10/2/2026). Momentum ini terasa istimewa karena salah satu profesor yang dikukuhkan adalah Rektor Unib, Prof. Dr. Indra Cahyadinata, S.P, M.Si.

Pengukuhan dan pemasangan samir tanda kehormatan kepada Prof. Indra Cahyadinata dilakukan langsung oleh Ketua Senat Universitas Bengkulu, Prof. Dr. Herawan Sauni, S.H, M.S. Selanjutnya, Prof. Indra Cahyadinata selaku Rektor Unib mengukuhkan lima Guru Besar lainnya, didampingi Ketua Senat yang turut memasangkan samir kehormatan.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Indra Cahyadinata resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian. Lima Guru Besar lainnya yang turut dikukuhkan yakni: Prof. Dr. Ir. Irnad, M.Sc, Guru Besar Bidang Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian (FP); Prof. Dr. Ir. Rustikawati, M.Si, Guru Besar Bidang Pertanian Lahan Kering Fakultas Pertanian; Prof. Dr. Wisma Yunita, S.Pd, M.Pd, Guru Besar Bidang Pengajaran Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP); Prof. Dr. Jose Rizal, S.Si, M.Si, Guru Besar Bidang Ilmu Matematika Terapan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA); dan Prof. Dr. Drs. Sugeng Suharto, MM, M.Si, Guru Besar Bidang Kebijakan Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

Sebagai bagian dari tradisi akademik, keenam Guru Besar menyampaikan orasi ilmiah yang merepresentasikan hasil penelitian unggulan di bidang keilmuannya masing-masing. Kegiatan ini juga disiarkan secara live streaming melalui kanal YouTube, sehingga dapat disaksikan oleh sivitas akademika dan masyarakat luas.

Orasi ilmiah diawali oleh Prof. Irnad dengan judul “Eksplorasi Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Kerja dan Loyalitas Profesi Nelayan di Provinsi Bengkulu: Structural Equation Model.” Selanjutnya, Prof. Rustikawati memaparkan orasi berjudul “Pengembangan Tanaman Adaptif Lahan Kering dengan Bioteknologi.” Sementara itu, Prof. Wisma Yunita menyampaikan orasi “Model Pembelajaran Tata Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing di Indonesia.”

Pada sesi berikutnya, Prof. Jose Rizal mengangkat tema “Pemodelan Spasio-Temporal Terintegrasi dalam Analisis Risiko Gempa Bumi Megathrust di Zona Sumatera.” Kemudian Prof. Indra Cahyadinata menyampaikan orasi berjudul “Model Pengelolaan Perikanan Kepiting Bakau pada Pulau Utama (Mainland) dan Pulau Kecil Terluar.” Orasi ilmiah ditutup oleh Prof. Sugeng Suharto dengan judul “Kemitraan Organisasi Publik dan Privat dalam Penyediaan Infrastruktur Layanan Publik (Studi Kebijakan tentang Public Private Partnership pada Pasar Modern di Kota Bengkulu).”

Dengan pengukuhan ini, jumlah Guru Besar Universitas Bengkulu meningkat dari 83 menjadi 89 orang. Capaian tersebut tidak sekadar menambah angka, tetapi menjadi simbol bertambahnya kekuatan intelektual, kepakaran, serta tanggung jawab moral Unib dalam mendukung pembangunan bangsa dan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....