Jelang Ramadhan, Harga Cabai Setan Naik Drastis

  • 08 Feb 2026 20:43 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu Utara - Berdasarkan pantauan di Pasar Rakyat Purwodadi Arga Makmur, harga cabai masih tergolong tinggi. Baik itu cabai merah, cabai rawit hijau, hingga cabai rawit merah atau lebih dikenal dengan sebutan cabai setan.

Salah seorang pedagang, Ratnawati mengatakan harga cabai merah dan cabai rawit hijau saat ini sama-sama dibandrol Rp. 50.000,- per kilogram. Sedangkan  cabai rawit merah  saat ini dibandrol Rp.70.000,- hingga Rp.80.000,- per kilogram.

"Sekarang harga cabai masih  sangat tinggi, baik itu cabai merah, rawit hijau ataupun rawit merah. Tapi yang paling melonjak drastis itu cabai rawit merah harga paling tinggi Rp. 80.000,- per kilogram," katanya.

Ratnawati menyebut kenaikan harga cabai ini terjadi secara bertahap dalam sepekan terakhir. Keterbatasan pasokan, menjadi faktor utama pemicu kenaikan harga tersebut.

"Naiknya itu berangsur, kurang lebih sudah 1 pekan ini. Ya faktornya itu karena pasokannya yang sedikit dan juga kita kan sudah mau masuk Bulan Ramadhan," ujarnya

Untuk komoditas bawang, bawang merah saat ini dibandrol Rp. 42.000,- per kilogram dan bawang putih Rp.38.000,-  per kilogram. Sedangkan daging ayam potong Rp.45.000,- per kilogram dan  telur ayam Rp. 60.000,- per karpet atau 30 butir.

Sementara itu pedagang lainnya Nisa menyebut, naiknya harga sejumlah harga bahan pokok ini membuat aktivitas jual beli di Pasar  Rakyat Purwodadi Arga Makmur terbilang sepi. Namun kondisi ini diperkirakan akan berubah saat memasuki momen Ramadan Dan Idul Fitri.

"Semarang karena harga lahi pada naik aktvitas di pasar cukup sepi. Tapi nanti saat sudah masuk Bulan Puasa biasanya rame," ucapnya.

Meningkatnya permintaan pada momen hari besar keagamaan, berpotensi menyebabkan fluktuasi harga sembako. Maka dari itu, masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam berbelanja,  Pemerintah Daerah juga  diharapkan dapat terus menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....