Dari Pantai Bengkulu, Pertamina Tebar Harapan Lingkungan Bersih

  • 06 Feb 2026 15:50 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu — Mentari pagi menyinari lembut pesisir Bengkulu, Jumat (30/1/2026). Di antara debur ombak dan semilir angin laut, puluhan insan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) tampak menyusuri garis pantai. Dengan sarung tangan dan karung di tangan, mereka memunguti satu per satu sampah yang selama ini mengotori wajah laut.

Aksi bersih pantai yang diinisiasi melalui Fuel Terminal (FT) Pulau Baai ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Dari pasir hingga bibir laut, para peserta bergerak bersama dalam semangat gotong royong. Hasilnya, sebanyak 392,33 kilogram sampah berhasil dikumpulkan, didominasi limbah plastik yang terbawa aliran sungai menuju perairan Bengkulu.

Wilayah pesisir memang menjadi “muara terakhir” berbagai jenis sampah dari aktivitas darat. Data menunjukkan, lebih dari 60 persen sampah laut berasal dari plastik. Jika dibiarkan, limbah ini dapat merusak ekosistem, mengancam biota laut, hingga berdampak pada kesehatan masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup dari laut.

Untuk memastikan aksi ini tidak berhenti pada pengumpulan semata, seluruh sampah diserahkan kepada TPS3R Sumber Jaya. Di tempat ini, sampah plastik dicacah dan bernilai jual, sampah organik diolah menjadi kompos, sementara residu dimanfaatkan sebagai bahan batako. Pengelolaan berkelanjutan ini menjadi bukti bahwa kepedulian lingkungan juga dapat menghadirkan manfaat ekonomi.

TPS3R Sumber Jaya sendiri merupakan mitra binaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel. Melalui kemitraan ini, masyarakat dilibatkan secara aktif dalam menjaga pesisir sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi berbasis lingkungan.

Foto : Tim Pertamina melakukan foto bersama 

Pjs Fuel Terminal Manager Pulau Baai, Muhammad Lutfi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap ruang hidup masyarakat. “Kegiatan bersih pantai ini merupakan langkah nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kepedulian pekerja terhadap kawasan pesisir. Terkumpul hampir 400 kilogram sampah, yang menunjukkan pentingnya aksi ini dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menilai kebersihan pesisir memiliki makna lebih dari sekadar keindahan. “Pesisir yang bersih bukan hanya soal estetika, tetapi juga kesehatan ekosistem laut dan keberlanjutan kehidupan masyarakat yang bergantung padanya. Dengan pengelolaan yang tepat, kami ingin menghadirkan dampak nyata,” katanya.

Melalui aksi ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel juga mempertegas dukungannya terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), mulai dari kesehatan masyarakat, pengelolaan konsumsi, perlindungan ekosistem laut, hingga penguatan kemitraan. Dari pesisir Bengkulu, langkah kecil ini menjadi pesan kuat bahwa menjaga laut berarti menjaga masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....