Pengerjaan Cetak Sawah Baru Tahun 2025 Lebihi Target

  • 31 Jan 2026 19:36 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.Id, Bengkulu - Program Cetak Sawah di tahun 2026, dipastikan akan dilanjutkan . Komandan Korem 041 Gamas Bengkulu Brigjen TNI Jatmiko Aryanto menyatakan progres program cetak sawah baru di Provinsi Bengkulu telah mencapai 75 persen dari target yang telah ditetapkan.

"Cetak sawah masih on progres, kalau yang di Provinsi Bengkulu ya sudah hampir 80 persen lah, atau di 70–75 persen,” kata Danrem Gamas Bengkulu Brigjen TNI Jatmiko Aryanto di Bengkulu, Sabtu, 31 Januari 2026. Dia menjelaskan program cetak sawah tersebut bersifat lintas tahun sehingga masih terdapat titik yang terus dikejar penyelesaiannya.

"Kaitan dengan program cetak sawah. Cetak sawah kita sampai dengan saat ini masih ada beberapa titik yang adendum untuk perpanjangan pekerjaan. Dan kita upayakan paling lambat di Februari atau Maret 2026 sudah selesai semuanya," katanya

Menurut Danrem Jatmiko ada sejumlah lokasi program cetak sawah di Provinsi Bengkulu yakni di Kabupaten Rejang Lebong, Kabupaten Seluma dan Kabupaten Bengkulu Utara. "Rejang Lebong, lalu yang di Seluma sudah 100 persen. Itu cetak sawah," kata Brigjen TNI Jatmiko.

Kemudian, di Kabupaten Bengkulu Utara cetak sawah diimplementasikan di pulau terluar Indonesia di Bengkulu, Pulau Enggano. Enggano menjadi salah satu wilayah yang mendapatkan perhatian dalam proses cetak sawah baru sebab sempat mengalami kendala akses infrastruktur.

Namun, kata Danrem Jatmiko setelah pembangunan jalan rampung di Desa Banjarsari Pulau Enggano, program cetak sawah kembali dapat dilanjutkan secara bertahap. Di Enggano, lahan sawah yang telah berhasil dibuka terdiri dari dua hamparan, yakni berada di Desa Malakoni dan Desa Kahyapu dengan total mencapai 261 hektare.

Potensi cetak lahan di Enggano seluas sekitar 617 hektare, dan sudah diselesaikan seluas 261 hektare. Danrem menegaskan, program cetak sawah merupakan juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional, khususnya di wilayah Kodam XXI/Radin Inten.

Percepatan pembukaan lahan dan perbaikan infrastruktur, menjadi upaya menstimulasi produktivitas pertanian di Bengkulu. Tujuannya agar dapat memberikan dampak langsung kesejahteraan bagi masyarakat petani dan menjaga ketahanan pangan daerah bahkan nasional.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....