Program Orang Tua Asuh Tetap Berlanjut 2026

  • 25 Jan 2026 12:42 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Program bantu rakyat Orang Tua Asuh yang diinisiasi Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dipastikan tetap berjalan pada tahun 2026. Program ini ditujukan untuk membantu pelajar yatim dan yatim piatu di jenjang SMA dan SMK di Provinsi Bengkulu.

Pelaksana Tugas Kepala Biro Pemerintahan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bengkulu, Partono, mengatakan pada tahun 2025 lalu sebanyak 3.152 pelajar SMA dan SMK telah terdata sebagai anak asuh. Para pelajar tersebut mendapatkan pendampingan dari sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Memasuki tahun 2026, pihaknya bersama seluruh sekolah tingkat SMA dan SMK akan kembali melakukan pendataan ulang. Langkah ini dilakukan karena jumlah anak asuh diproyeksikan dapat mengalami perubahan, baik bertambah maupun berkurang.

Partono menjelaskan, regulasi pelaksanaan program Orang Tua Asuh pada awal tahun 2026 masih mengacu pada aturan tahun 2025. Dalam aturan tersebut, orang tua asuh diwajibkan memberikan santunan pendidikan kepada anak asuh tanpa nominal yang ditetapkan.

Anak asuh diperbolehkan menyampaikan seluruh kebutuhan pendidikannya kepada orang tua asuh. Namun, kedua belah pihak diminta saling memahami kondisi dan kemampuan masing-masing.

Untuk diketahui, setiap pejabat di lingkungan Pemprov Bengkulu memiliki kewajiban jumlah anak asuh yang berbeda sesuai dengan jabatannya. Pejabat eselon dua diwajibkan memiliki enam anak asuh, eselon tiga tiga anak asuh, dan eselon empat dua anak asuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....