Munggahan, Tradisi Menyambut Bulan Puasa
- 17 Feb 2026 21:29 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu Utara - Jelang Ramadan, Warga Padang Jaya Bengkulu Utara Gelar Tradisi Munggahan
Bengkulu Utara – Suasana hangat menyelimuti permukiman warga RT 01 Desa Padang Jaya, Bengkulu Utara, menjelang datangnya bulan suci Ramadan. Masyarakat setempat berkumpul menggelar tradisi munggahan sebagai wujud rasa syukur sekaligus upaya menjaga kelestarian budaya leluhur yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Sejak pagi hari, kesibukan sudah terlihat ketika para ibu bergotong royong menyiapkan berbagai hidangan tradisional di dapur. Kebersamaan ini menjadi bukti bahwa padatnya aktivitas sehari-hari tidak mengurangi kepedulian antarwarga.
Beragam menu khas bernuansa lokal pun disajikan, mulai dari olahan ubi hingga tumpeng lengkap dengan ingkung ayam kampung. Hidangan tersebut bukan sekedar makanan, tetapi juga simbol kebersamaan yang dinikmati seluruh kalangan, dari balita hingga lansia.
Salah seorang warga, Tutik, mengatakan tradisi munggahan menjadi momen yang efektif untuk kembali merekatkan tali persaudaraan.“Kalau menurut saya sih efektif ya kalau acara munggahan, karena yang tadinya sibuk bekerja, kita masih menyempatkan diri untuk gotong royong,” ujarnya, 17 Februari 2026.
Hal senada disampaikan Rizki yang juga turut mengikuti kegiatan tersebut, ia menilai munggahan memiliki makna mendalam sebagai persiapan lahir dan batin menyambut Ramadan.“Menurut saya makna munggahan di daerah saya itu pertama sebagai ajang persiapan diri, baik mental, semangat, maupun spiritual untuk menghadapi bulan suci Ramadan,” ujarnya.
Memasuki malam hari, warga berbondong-bondong menuju rumah ketua RT atau tokoh masyarakat untuk melaksanakan doa bersama. Lantunan doa dipanjatkan bagi para leluhur yang telah tiada sebagai bentuk penghormatan sekaligus pengingat akan asal-usul mereka.
Warga pun berharap tradisi ini tetap terjaga di tengah arus modernisasi, kekompakan masyarakat Dusun Satu lahir dari kesadaran kolektif tanpa adanya paksaan dari pihak manapun. Mereka meyakini bahwa menjaga tradisi merupakan cara terbaik untuk merawat nilai-nilai luhur dalam kehidupan bermasyarakat. (ip)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....