Brasil Kejar Rekor Juara Dunia Enam Kali, Norwegia Siap Beri Kejutan

  • 05 Jul 2026 10:55 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Brasil terus menjaga asa untuk memperbaharui rekor sebagai negara tersukses di Piala Dunia, dengan memburu gelar keenam pada edisi 2026. Brasil memastikan tempat di Babak 16 Besar setelah menundukkan Jepang dengan kemenangan dramatis 2-1 melalui gol Gabriel Martinelli pada masa tambahan waktu di Babak 32 Besar.

Meski masih menyandang status sebagai tim tersukses dalam sejarah Piala Dunia, perjalanan Brasil dalam beberapa edisi terakhir tidak pernah sesuai harapan. Sejak terakhir mengangkat trofi pada 2002, mereka hanya sekali menembus semifinal dan harus puas finis di posisi keempat saat menjadi tuan rumah pada 2014.

Pada turnamen kali ini, Vinicius Junior menjadi sosok sentral dalam permainan tim asuhan Carlo Ancelotti. Penyerang tersebut telah mencetak empat gol saat menghadapi Maroko, Haiti, dan Skotlandia untuk membantu Brasil menutup fase grup sebagai juara Grup C.

Pelatih Brasil Carlo Ancelotti menegaskan timnya masih memiliki ruang besar untuk berkembang meski telah menunjukkan performa positif. Ia menilai para pemain harus tetap menjaga fokus untuk mencapai level permainan terbaik.

"Kami telah bekerja dengan baik dan performa kami terbukti di lapangan. Namun, kami tidak boleh cepat puas karena kami ingin bermain lebih baik lagi dan tampil di level tertinggi," kata Anceloti, seperti dikutip dari laman fifa.com/id pada Minggu, 5 Juli 2026.

Sementara itu, Norwegia datang dengan ambisi besar untuk menciptakan kejutan di turnamen ini. The Vikings kembali tampil di Piala Dunia setelah menunggu selama 28 tahun dan kini berharap mampu melangkah lebih jauh dari pencapaian sebelumnya.

Erling Haaland menjadi sosok penting di balik kebangkitan Norwegia. Setelah menjadi pencetak gol terbanyak pada babak kualifikasi zona Eropa, penyerang bernomor punggung sembilan itu kembali menunjukkan ketajamannya di putaran final Piala Dunia.

Haaland telah mencetak empat gol saat menghadapi Irak dan Senegal pada fase grup. Ia juga menjadi penentu kemenangan ketika Norwegia menyingkirkan Pantai Gading pada Babak 32 Besar.

Satu-satunya kekalahan Norwegia di turnamen ini terjadi saat menghadapi Prancis. Rotasi besar-besaran yang dilakukan tim membuat mereka kalah 4-1 dan harus menyerahkan posisi puncak Grup I kepada Les Bleus.

Pertemuan melawan Brasil juga mengingatkan Norwegia pada salah satu momen paling bersejarah dalam perjalanan mereka di Piala Dunia. Pada Piala Dunia 1998 di Prancis, mereka secara mengejutkan menundukkan Brasil dengan skor 2-1 pada laga terakhir fase grup.

Saat itu Brasil sempat unggul melalui Bebeto pada menit ke-78 sebelum Norwegia bangkit. Tore Andre Flo menyamakan kedudukan, lalu Kjetil Rekdal memastikan kemenangan melalui penalti pada menit-menit akhir.

Pelatih Norwegia Stale Solbakken mengakui Brasil tetap menjadi unggulan dalam pertandingan ini. Meski demikian, ia menegaskan timnya tidak datang hanya untuk menjadi pelengkap.

"Brasil tentu saja menjadi tim yang difavoritkan, itu sudah jelas. Namun, kami optimistis bisa memberikan perlawanan sengit karena kami datang untuk menang dan menembus babak perempat final," kata Solbakken.

Berikut ini prediksi line-up kedua timnas, yang dikutip dari laman fifa.com/id

Brasil (4-3-3)

Alisson; Danilo, Marquinhos, Gabriel Magalhaes, Douglas; Casemiro, Bruno Guimaraes, Danilo Santos; Rayan, Matheus Cunha, Vinicius Junior

Norwegia (4-3-3)

Nyland; Ryerson, Ajer, Ostigard, Bjorkan; Berg, Odegaard, Berge; Sorloth, Haaland, Nusa

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....