Fakta di Balik Trofi Emas Piala Dunia: Ada Aturan Ketat yang Jarang Diketahui

  • 14 Jun 2026 10:06 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu- Trofi Piala Dunia FIFA merupakan simbol supremasi tertinggi dalam dunia sepak bola yang diperebutkan oleh negara-negara terbaik dari seluruh penjuru dunia. Namun, tidak banyak yang tahu bahwa tim juara sebenarnya tidak membawa pulang trofi asli tersebut.

Sebagai gantinya, pemenang hanya menerima replika resmi yang dikenal sebagai World Cup Winners Trophy. Sementara itu, trofi asli tetap disimpan dengan aman di museum FIFA yang berada di Zurich, Swiss.

Melansir dari TVRI Jabar, Trofi asli Piala Dunia memiliki aturan ketat terkait siapa saja yang boleh menyentuhnya. Hanya para juara Piala Dunia dan kepala negara yang diizinkan untuk memegang trofi bergengsi tersebut.

Bahkan, setiap individu yang hendak menyentuh trofi asli diwajibkan mengenakan sarung tangan sebagai bentuk perlindungan. Hal ini dilakukan untuk menjaga keaslian dan kondisi trofi agar tetap terawat dengan baik.

Secara material, trofi asli Piala Dunia dibuat dari emas murni 18 karat yang dipadukan dengan dua lapisan batu malachite berwarna hijau di bagian dasar. Trofi ini memiliki berat total mencapai 6,1 kilogram, menjadikannya salah satu penghargaan olahraga paling berharga di dunia.

Sepanjang sejarahnya, hanya delapan negara yang pernah menjuarai Piala Dunia, yaitu Brasil dengan lima gelar, serta Jerman dan Italia yang masing-masing mengoleksi empat gelar. Selain itu, Argentina meraih tiga gelar, sementara Prancis dan Uruguay masing-masing dua gelar, serta Spanyol dan Inggris masing-masing satu gelar.

Setiap kali sebuah tim menjadi juara, bagian dasar trofi akan dilepas untuk proses pengukiran. FIFA kemudian memasang kembali bagian dasar baru yang telah diukir nama pemenang terbaru, melengkapi deretan juara sebelumnya yang tersusun secara spiral.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....