Ribuan Warga Padati Simpang Lima Bengkulu Nobar Final Piala Dunia 2026
- 20 Jul 2026 04:46 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Ribuan warga Kota Bengkulu memadati kawasan Simpang Lima untuk menyaksikan nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Argentina melawan Spanyol, Senin dini hari WIB. Antusiasme masyarakat terlihat sejak beberapa jam sebelum pertandingan dimulai, dengan warga dari berbagai kalangan memenuhi lokasi untuk merasakan atmosfer laga puncak Piala Dunia.
Kegiatan nobar ini diinisiasi Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama TVRI Bengkulu dan didukung sejumlah pihak. Acara dibuka langsung oleh Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, yang mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai sarana hiburan sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.
Dalam sambutannya, Helmi Hasan mengatakan kegiatan seperti ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul dan menikmati momen olahraga terbesar di dunia secara bersama-sama. Menurutnya, kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan positif seperti nobar menjadi bagian dari upaya menghadirkan kebahagiaan bagi warga Bengkulu.
Sepanjang pertandingan, suasana di Simpang Lima berlangsung meriah, sorak sorai penonton terdengar setiap kali kedua tim menciptakan peluang. Meski sempat diguyur antusiasme yang tinggi, kegiatan tetap berlangsung tertib dengan dukungan aparat keamanan dan panitia.
Salah seorang warga, Nando, mengaku senang dengan pelaksanaan nobar tersebut. Ia menilai kegiatan berjalan sukses, tertib, dan memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat yang ingin menyaksikan final Piala Dunia bersama ribuan penonton lainnya.
"Semoga kegiatan seperti ini bisa terus diadakan karena sangat menghibur dan membuat masyarakat bisa menikmati pertandingan bersama. Terutama pertandingan besar, kalau di tingkat Asia bisa piala AFF," ujarnya, Senin 20 Juli 2026.
Pada pertandingan final, Spanyol akhirnya keluar sebagai juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0. Gol semata wayang Torres pada menit ke-106 babak tambahan waktu memastikan La Furia Roja mengangkat trofi Piala Dunia, sementara Argentina harus puas mengakhiri turnamen sebagai runner-up.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....