Komdigi Komitmen Lindungi Warga di Ruang Digital

  • 08 Agt 2025 14:42 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, Bengkulu: Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan komitmennya dalam memperkuat perlindungan warga Indonesia di ruang digital serta menjaga kedaulatan teknologi nasional. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menyeluruh pemerintah dalam menghadapi berbagai ancaman siber yang semakin kompleks.

Dari Siaran Pers Komdigi pada Jumat (8/8/2025), Wakil Menteri Komdigi, Nezar Patria, memberikan apresiasi terhadap inisiatif Indosat dalam memperkuat keamanan siber nasional. Menurutnya, kontribusi sektor privat seperti ini sangat penting dalam membangun ruang digital yang lebih aman bagi masyarakat.

Peluncuran "AI for All: Protecting Indonesians from Spam and Scam" di Kantor Pusat PT Indosat Tbk, Jakarta Pusat, Kamis (7/8/2025) dianggap sebagai bukti nyata keseriusan industri menghadapi maraknya spam dan penipuan digital. Nezar menilai langkah ini sebagai awal dari kolaborasi lebih luas antara pemerintah, swasta, dan masyarakat sipil untuk menciptakan ruang digital yang sehat.

Wamen Nezar juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap kerugian besar yang ditimbulkan oleh kejahatan digital. Data pemerintah menunjukkan bahwa kerugian akibat kejahatan siber mencapai Rp 476 miliar dalam periode November 2024 hingga Januari 2025, dengan 1,2 juta laporan penipuan digital hingga pertengahan 2025.

Pemerintah berkomitmen menangani masalah ini secara serius melalui peningkatan regulasi, literasi digital, dan pemanfaatan teknologi seperti kecerdasan artifisial (AI). Nezar menekankan bahwa AI harus digunakan sebagai solusi nyata, bukan sekadar jargon, untuk memperkuat perlindungan masyarakat di ruang digital.

Lebih lanjut, Nezar menyoroti pentingnya menjaga kedaulatan data dan teknologi dari potensi eksploitasi oleh pihak asing. Ia menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh menjadi korban kolonialisme digital, sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto mengenai kemandirian teknologi nasional.

Sebagai bagian dari strategi nasional, Komdigi juga terus berkoordinasi dengan lembaga penegak hukum seperti Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. Kolaborasi lintas lembaga ini bertujuan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat dan mengidentifikasi pelaku spam maupun scam, baik dari dalam maupun luar negeri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....