Mengapa Bakpia Sangat Populer di Jogja meski Bukan Kuliner Asli Daerah?

  • 13 Agt 2026 07:13 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Bakpia kini dikenal luas sebagai oleh-oleh khas unggulan Yogyakarta yang sangat populer di kalangan wisatawan lokal maupun mancanegara. Padahal, penganan bertekstur lembut ini sebenarnya berakar dari tradisi kuliner Tionghoa bernama Tou Luk Pia yang berasal dari Fujian, Tiongkok.

Akulturasi Budaya dan Adaptasi Rasa Lokal

Kue ini mulai diperkenalkan di Yogyakarta pada sekitar dekade 1940-an oleh para imigran Tionghoa seperti Kwe San Gie. Agar dapat diterima oleh masyarakat luas, resep aslinya dimodifikasi dengan mengganti isian daging babi menggunakan kacang hijau manis yang halal.

Proses pemanggangan khas Tionghoa yang dipadukan dengan cita rasa manis kegemaran masyarakat Jawa menciptakan akulturasi kuliner yang sangat harmonis. Perubahan resep tersebut berhasil membuat kue ini diterima secara luas oleh berbagai kalangan masyarakat Jogja.

Perkembangan Komunitas dan Klaster Pathuk

Memasuki era 1980-an, kawasan Pathuk di Yogyakarta berkembang pesat menjadi pusat industri rumah tangga pembuat bakpia. Para pengrajin menggunakan nomor rumah mereka sebagai merek dagang ikonik untuk membedakan produk antarprodusen.

Konsentrasi produsen di satu wilayah ini berhasil menciptakan klaster ekonomi kreatif yang sangat kuat dan mudah dijangkau pembeli. Kehadiran sentra produksi massal ini menjadikan bakpia semakin terjangkau dan mudah didapatkan di seluruh sudut kota.

Simbol Oleh-Oleh dan Daya Tarik Pariwisata

Pesatnya perkembangan sektor pariwisata Yogyakarta turut mendorong bakpia menjadi simbol buah tangan wajib bagi setiap pelancong. Strategi pemasaran yang efektif serta daya tahan produk yang cukup lama makin mengukuhkan posisinya di pasar oleh-oleh.

Hingga saat ini, para produsen terus berinovasi menciptakan beragam varian rasa modern seperti keju, cokelat, hingga teh hijau demi mengikuti selera zaman. Keberhasilan bakpia membuktikan bagaimana produk adaptasi budaya mampu menjadi identitas kuliner daerah yang sangat membanggakan.

Sumber

  • Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta. (2021). Sejarah dan Akulturasi Budaya dalam Kuliner Bakpia Pathuk Yogyakarta.
  • Murdijati, G., et al. (2018). Kuliner Jawa: Komposisi dan Sejarah Olahan Makanan Tradisional di Daerah Istimewa Yogyakarta. Gadjah Mada University Press.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....