Sepele, tapi Rutin Pakai Dental Floss Bisa Bantu Bikin Gigi Lebih Sehat
- 10 Sep 2026 07:09 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Menyikat gigi dua kali sehari sering dianggap sudah cukup untuk menjaga kebersihan mulut, padahal ada bagian gigi yang sulit dijangkau bulu sikat, terutama sela-sela gigi. Kebiasaan menggunakan dental floss atau benang gigi secara rutin dapat membantu membersihkan sisa makanan dan plak di area tersebut sehingga kebersihan gigi dan gusi lebih terjaga.
American Dental Association (ADA) menjelaskan bahwa pembersihan sela gigi merupakan bagian penting dari perawatan gigi dan gusi karena sikat gigi tidak dapat membersihkan seluruh permukaan di antara gigi secara efektif. Dental floss bekerja dengan mengangkat sisa makanan dan lapisan plak yang berada di antara gigi serta di sepanjang garis gusi sebelum plak mengeras menjadi karang gigi.
Manfaat tersebut terutama berkaitan dengan kesehatan gusi karena plak yang menumpuk di sekitar garis gusi dapat memicu peradangan atau gingivitis. Ketika flossing dilakukan bersama dengan menyikat gigi, sejumlah penelitian menunjukkan adanya penurunan tanda-tanda gingivitis dibandingkan hanya menyikat gigi, meskipun kualitas bukti ilmiahnya masih tergolong rendah hingga sangat rendah.
Salah satu bukti penting berasal dari tinjauan sistematis Cochrane yang dipimpin Helen V. Worthington dan kolega, diterbitkan pada 2019, yang menganalisis 35 penelitian dengan total 3.929 peserta dewasa. Dari 35 penelitian tersebut, 15 mengevaluasi penggunaan dental floss sebagai tambahan menyikat gigi, dan hasilnya menunjukkan flossing kemungkinan dapat mengurangi gingivitis dalam jangka pendek hingga menengah, meskipun belum ada bukti yang cukup untuk memastikan manfaatnya dalam mencegah karies di sela gigi.
| Baca juga: Kapan Waktu yang Tepat Ganti Pembalut? |
Penelitian lain oleh Carina E. Berchier dan kolega yang diterbitkan dalam International Journal of Dental Hygiene pada 2008 juga meninjau manfaat flossing sebagai tambahan menyikat gigi. Mereka melakukan pencarian terhadap 1.166 publikasi dari MEDLINE-PubMed dan 187 publikasi dari Cochrane, kemudian menemukan 11 publikasi yang memenuhi kriteria penelitian, tetapi menyimpulkan bahwa bukti saat itu belum cukup kuat untuk menunjukkan manfaat klinis yang konsisten terhadap plak dan peradangan gusi.
Karena itu, penggunaan dental floss sebaiknya tidak dipandang sebagai tindakan yang dapat menggantikan sikat gigi, melainkan sebagai pelengkap untuk membersihkan area yang tidak terjangkau dengan baik oleh sikat. ADA merekomendasikan membersihkan sela gigi sekali sehari, tetapi alat yang digunakan tidak harus selalu benang gigi karena interdental brush atau alat pembersih sela gigi lainnya dapat menjadi pilihan, tergantung kondisi dan jarak antar gigi seseorang.
Kebiasaan sederhana tersebut akan lebih bermanfaat jika dilakukan dengan teknik yang tepat dan konsisten tanpa memberikan tekanan berlebihan pada gusi. Jika sela gigi terlalu sempit, mudah berdarah, atau seseorang memiliki penyakit gusi, penggunaan dental floss maupun alat pembersih sela gigi sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter gigi agar metode yang dipilih sesuai dengan kondisi mulut masing-masing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....