Jangan Sepelekan Kebiasaan Menahan BAB

  • 27 Jul 2026 10:39 WIB
  •  Bengkulu

RRO.CO.ID, Bengkulu - Menahan buang air besar (BAB) sesekali mungkin terasa sepele, terutama ketika sedang sibuk bekerja, bepergian, atau tidak menemukan toilet yang nyaman. Namun, jika kebiasaan ini dilakukan berulang kali, dampaknya dapat mengganggu kesehatan saluran pencernaan dan menurunkan kualitas hidup seseorang.

Saat tubuh memberikan sinyal untuk BAB, usus sebenarnya sedang mendorong feses keluar melalui proses alami. Jika dorongan tersebut terus diabaikan, feses akan berada lebih lama di dalam usus besar sehingga semakin banyak air yang diserap kembali oleh tubuh dan menyebabkan feses menjadi lebih keras serta sulit dikeluarkan.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Gastroenterology Clinics of North America menjelaskan bahwa kebiasaan menunda BAB dapat meningkatkan risiko sembelit atau konstipasi. Kondisi ini dapat memicu berbagai keluhan, seperti perut terasa penuh, kembung, nyeri saat BAB, hingga meningkatkan risiko terbentuknya wasir akibat mengejan terlalu kuat.

Untuk mencegah masalah tersebut, biasakan segera ke toilet ketika muncul keinginan untuk BAB. Selain itu, konsumsi makanan yang kaya serat seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh juga membantu melancarkan pergerakan usus sehingga proses BAB menjadi lebih mudah.

Kebutuhan cairan tubuh juga berpengaruh terhadap kesehatan pencernaan. Minum air putih yang cukup setiap hari membantu menjaga tekstur feses tetap lunak sehingga lebih mudah dikeluarkan dan mengurangi risiko sembelit.

Aktivitas fisik secara rutin juga terbukti membantu meningkatkan kerja usus. Berjalan kaki, bersepeda, atau melakukan olahraga ringan selama 30 menit setiap hari dapat merangsang gerakan usus sehingga kebiasaan BAB menjadi lebih teratur.

Orang tua juga perlu membiasakan anak untuk tidak menahan keinginan BAB sejak dini. Mengajarkan anak mengenali sinyal tubuh dan menyediakan waktu yang cukup untuk ke toilet dapat membantu membentuk kebiasaan sehat yang akan terbawa hingga dewasa.

Pada akhirnya, menjaga kesehatan pencernaan tidak hanya bergantung pada makanan yang dikonsumsi, tetapi juga pada kebiasaan sehari-hari. Dengan tidak menunda BAB, memenuhi kebutuhan serat dan cairan, serta menerapkan pola hidup sehat, fungsi usus dapat bekerja lebih optimal sehingga tubuh terasa lebih nyaman dan risiko gangguan pencernaan dapat diminimalkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....