Kenapa Suara Parau Bisa Berhari-hari?

  • 06 Sep 2026 09:43 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Suara yang tiba-tiba terdengar parau atau serak dapat bertahan selama beberapa hari, terutama ketika terjadi gangguan pada pita suara. Kondisi tersebut berkaitan dengan perubahan getaran atau penutupan pita suara sehingga suara yang dihasilkan terdengar kasar, lemah, berat, atau berbeda dari biasanya.

Salah satu penyebab yang paling umum adalah laringitis akut, yaitu peradangan pada laring atau kotak suara yang dapat membuat pita suara membengkak. Infeksi virus pada saluran pernapasan seperti pilek, serta penggunaan suara secara berlebihan, dapat menjadi pemicunya.

Dikutip dari laman National Health Service pada Minggu, 6 September 2026, laringitis umumnya muncul secara tiba-tiba dan dapat memburuk dalam tiga hari pertama. Kondisi ini biasanya pulih dengan sendirinya dalam waktu satu hingga dua minggu sehingga suara parau selama beberapa hari masih dapat terjadi dalam proses pemulihan.

Suara membutuhkan pita suara yang dapat menutup dan bergetar dengan baik ketika udara dari paru-paru melewatinya. Ketika pita suara mengalami pembengkakan atau iritasi, proses getaran tersebut berubah dan kualitas suara pun dapat terdengar parau.

Penyebabnya tidak selalu infeksi karena penggunaan suara secara berlebihan, batuk berkepanjangan, alergi, hingga refluks asam lambung juga dapat mengiritasi area tenggorokan dan laring. Kebiasaan berteriak atau berbicara terlalu keras bahkan dapat memberikan tekanan berlebihan pada pita suara dan memperpanjang gangguan suara.

Saat suara sedang parau, mengurangi penggunaan suara dan mencukupi kebutuhan cairan dapat membantu proses pemulihan. American Academy of Otolaryngology–Head and Neck Surgery juga menyarankan menghindari berteriak, berbicara terlalu keras, berdeham berulang kali, serta berbisik karena dapat menambah tekanan pada pita suara.

Suara parau yang berlangsung lama atau disertai keluhan tertentu sebaiknya tidak diabaikan karena penyebabnya dapat berbeda pada setiap orang. Pemeriksaan dokter THT perlu dipertimbangkan terutama apabila suara parau menetap lebih dari empat minggu, atau disertai kesulitan bernapas maupun nyeri saat berbicara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....