Warga Diimbau Gunakan Masker dan Perbanyak Konsumsi Buah saat Terpapar Kabut Asap
- 26 Agt 2026 07:53 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan bagi masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat diimbau melakukan langkah pencegahan untuk mengurangi risiko akibat paparan asap, terutama ketika beraktivitas di luar rumah.
Akademisi Stikes Sapta Bhakti Bengkulu, Nofri Heltiani, S.Si, M.Kes, mengingatkan masyarakat agar segera menggunakan masker ketika berada di luar rumah. "Kalau sedang di luar rumah maka segera memakai masker," kata Nofri.
Selain menggunakan masker, masyarakat juga dianjurkan memperbanyak konsumsi air putih. Hal tersebut dilakukan untuk membantu menjaga kondisi tubuh selama menghadapi paparan polusi udara.
"Perbanyak minum air putih untuk membantu mengeluarkan racun. Penting juga untuk mengurangi aktivitas di luar rumah terutama," ujarnya.
Nofri juga menyarankan masyarakat untuk memperbanyak konsumsi makanan yang mengandung antioksidan. "Perbanyak konsumsi makanan antioksidan seperti buah dan sayur," tambahnya.
Dosen Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Stikes Sapta Bhakti Bengkulu Nofri Heltiani menegaskan bahwa masyarakat tidak boleh mengabaikan keluhan kesehatan yang muncul setelah terpapar kabut asap. "Kemudian yang terakhir pasti segera ke faskes kalau sesak, nyeri dada, batuk berdahak selama lebih dari dua minggu," ujar Nofri.
Masyarakat diharapkan semakin meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap, khususnya saat terjadi kebakaran hutan dan lahan. Penerapan langkah sederhana, seperti memakai masker, mengurangi aktivitas di luar rumah, menjaga asupan cairan, dan segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gejala tertentu, dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....