Jangan Abaikan Gigi Berlubang, Penanganan sejak Dini Cegah Kerusakan Lebih Parah
- 31 Jul 2026 05:09 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Gigi berlubang atau karies merupakan salah satu masalah kesehatan mulut yang paling sering dialami masyarakat. Kondisi ini terjadi ketika bakteri dalam plak mengubah sisa gula dari makanan menjadi asam yang secara perlahan merusak lapisan email gigi. Jika tidak segera ditangani, kerusakan dapat menjalar hingga ke lapisan dentin dan pulpa, menyebabkan nyeri hebat, infeksi, bahkan kehilangan gigi.
Dokter gigi menjelaskan bahwa perawatan gigi berlubang harus disesuaikan dengan tingkat kerusakannya. Pada tahap awal, kerusakan email masih dapat ditangani dengan terapi fluoride untuk membantu memperkuat kembali lapisan gigi. Namun apabila lubang sudah terbentuk, tindakan yang paling umum dilakukan adalah penambalan gigi agar kerusakan tidak semakin meluas. Pada kasus yang lebih berat, pasien mungkin memerlukan perawatan saluran akar atau pemasangan mahkota gigi (crown). berikut ini 5 tips untuk perawatan gigi berlobang.
1. Segera periksa ke dokter gigi saat muncul gejala
Jangan menunggu hingga rasa sakit semakin parah. Pemeriksaan sejak dini memungkinkan dokter memberikan perawatan yang lebih sederhana, seperti penambalan, sebelum kerusakan mencapai saraf gigi.
| Baca juga: Inilah Tujuh Manfaat dari Kapulaga |
2. Sikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride
Fluoride membantu memperkuat email gigi dan mengurangi risiko kerusakan lebih lanjut. Menyikat gigi selama minimal dua menit pada pagi hari dan sebelum tidur merupakan kebiasaan yang sangat dianjurkan.
3. Kurangi konsumsi makanan dan minuman manis
Gula menjadi sumber makanan bagi bakteri penyebab karies. Semakin sering mengonsumsi makanan manis, semakin banyak asam yang terbentuk dan merusak lapisan gigi.
4. Bersihkan sela-sela gigi menggunakan dental floss
Sikat gigi tidak selalu mampu menjangkau seluruh sela gigi. Dental floss membantu menghilangkan plak dan sisa makanan yang dapat menjadi penyebab terbentuknya gigi berlubang.
| Baca juga: Penyebab Bau Mulut Saat Bangun Tidur |
5. Lakukan kontrol gigi secara rutin setiap enam bulan
Pemeriksaan berkala memungkinkan dokter mendeteksi lubang kecil sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius. Selain itu, pembersihan karang gigi secara profesional juga membantu menjaga kesehatan mulut.
Selain menyebabkan rasa sakit, gigi berlubang juga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, mulai dari kesulitan mengunyah makanan, berbicara, hingga menurunkan kualitas hidup. Infeksi yang dibiarkan dalam waktu lama berisiko menyebar ke jaringan di sekitar gigi dan memerlukan penanganan yang lebih kompleks serta biaya yang lebih besar. Oleh karena itu, pemeriksaan gigi secara rutin sangat dianjurkan agar kerusakan dapat ditemukan sejak dini.
Pencegahan tetap menjadi langkah terbaik dalam menjaga kesehatan gigi. Menyikat gigi dengan pasta gigi berfluoride dua kali sehari, membersihkan sela-sela gigi menggunakan benang gigi (dental floss), membatasi konsumsi makanan dan minuman manis, serta rutin memeriksakan gigi ke dokter merupakan kebiasaan yang terbukti efektif mengurangi risiko gigi berlubang.
Sumber : Mayo Clinic. Cavities and Tooth Decay: Symptoms and Causes.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....