Bahaya Pemakaian Kontak Lensa Terlalu Lama, Bisa Memicu Infeksi Serius

  • 29 Jul 2026 13:46 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Penggunaan kontak lensa telah menjadi pilihan banyak orang untuk membantu penglihatan maupun menunjang penampilan. Namun, memakai kontak lensa melebihi waktu yang dianjurkan dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan mata yang berpotensi serius.

Kontak lensa yang digunakan terlalu lama dapat mengurangi pasokan oksigen ke kornea sehingga mata menjadi lebih rentan mengalami iritasi dan peradangan. Kondisi tersebut juga dapat menyebabkan mata terasa kering, merah, nyeri, hingga pandangan menjadi kabur apabila tidak segera ditangani.

Salah satu komplikasi paling berbahaya adalah keratitis mikroba, yaitu infeksi pada kornea yang disebabkan oleh bakteri, jamur, virus, atau parasit. Penyakit ini dapat berkembang dengan cepat dan berisiko menyebabkan jaringan parut pada kornea hingga kehilangan penglihatan permanen jika terlambat mendapatkan pengobatan.

Kebiasaan tidur menggunakan kontak lensa menjadi faktor risiko yang sangat meningkatkan kemungkinan terjadinya infeksi kornea. Penelitian yang dipublikasikan dalam The New England Journal of Medicine menunjukkan bahwa pengguna lensa kontak yang memakainya semalaman memiliki risiko keratitis ulseratif sekitar 10–15 kali lebih tinggi dibandingkan pengguna yang hanya memakai lensa pada siang hari sesuai anjuran.

Selain dipakai terlalu lama, kebiasaan mandi atau berenang menggunakan kontak lensa juga memperbesar peluang masuknya mikroorganisme ke permukaan mata. Studi yang diterbitkan dalam BMJ Open Ophthalmology menemukan bahwa mandi sambil memakai kontak lensa meningkatkan risiko keratitis mikroba, bahkan risikonya menjadi lebih tinggi pada pengguna yang melakukannya setiap hari.

Sejumlah penelitian juga menegaskan bahwa kebersihan kontak lensa memegang peranan penting dalam mencegah infeksi. Tinjauan literatur yang dimuat dalam Oftalmologi: Jurnal Kesehatan Mata Indonesia menyebutkan bahwa penggunaan lensa kontak secara berlebihan, kebersihan yang buruk, serta kebiasaan tidur menggunakan lensa merupakan faktor utama yang berkaitan dengan terjadinya keratitis pada pengguna kontak lensa.

Untuk mengurangi risiko gangguan mata, pengguna disarankan selalu mengikuti masa pakai kontak lensa sesuai petunjuk, melepas lensa sebelum tidur, mencuci tangan sebelum menyentuh lensa, serta rutin mengganti cairan pembersih dan tempat penyimpanan. Apabila muncul gejala seperti mata merah, nyeri hebat, sensitif terhadap cahaya, atau penglihatan menurun setelah memakai kontak lensa, segera hentikan pemakaian dan periksakan diri ke dokter spesialis mata agar komplikasi serius dapat dicegah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....