Cara Merawat Mata agar Tetap Sehat hingga Usia Senja

  • 30 Jul 2026 22:13 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Menjaga kesehatan mata sejak usia muda menjadi investasi penting untuk mempertahankan kualitas penglihatan hingga lanjut usia. Berbagai gangguan seperti katarak, degenerasi makula, glaukoma, dan retinopati diabetik dapat meningkatkan risiko penurunan fungsi penglihatan apabila tidak dicegah sejak dini.

Salah satu cara paling efektif adalah menerapkan pola makan bergizi seimbang yang kaya vitamin A, vitamin C, vitamin E, zinc, lutein, dan zeaxanthin. Nutrisi tersebut banyak ditemukan pada sayuran hijau, wortel, jagung, brokoli, telur, ikan berlemak, jeruk, hingga kacang-kacangan yang berperan menjaga kesehatan retina dan lensa mata.

Penelitian besar Age-Related Eye Disease Study (AREDS) dan AREDS2 yang dipimpin oleh National Eye Institute (Amerika Serikat) menunjukkan bahwa kombinasi antioksidan serta mineral tertentu mampu memperlambat perkembangan degenerasi makula terkait usia (Age-related Macular Degeneration/AMD) pada kelompok berisiko tinggi. Dalam AREDS2 yang dipublikasikan pada 2013 dan terus dievaluasi dalam laporan lanjutan, penambahan lutein dan zeaxanthin terbukti menjadi alternatif yang lebih aman dibanding beta-karoten, terutama bagi perokok.

Selain asupan nutrisi, kebiasaan menggunakan perangkat digital juga perlu diperhatikan karena dapat memicu kelelahan mata atau digital eye strain. Para ahli menyarankan menerapkan aturan 20-20-20, yaitu setiap 20 menit menatap layar, alihkan pandangan ke objek sejauh sekitar 20 kaki atau enam meter selama 20 detik untuk membantu mengurangi ketegangan otot mata.

Paparan sinar ultraviolet dalam jangka panjang juga dapat meningkatkan risiko katarak dan kerusakan retina. Karena itu, penggunaan kacamata hitam yang mampu menyaring 99 hingga 100 persen sinar UVA dan UVB saat beraktivitas di luar ruangan menjadi salah satu langkah sederhana namun penting dalam menjaga kesehatan mata.

Pemeriksaan mata secara rutin juga tidak boleh diabaikan, terutama bagi seseorang yang berusia di atas 40 tahun atau memiliki faktor risiko seperti diabetes, hipertensi, maupun riwayat penyakit mata dalam keluarga. Riset yang dipublikasikan dalam jurnal Ophthalmology milik American Academy of Ophthalmology menunjukkan bahwa deteksi dini melalui pemeriksaan berkala dapat meningkatkan peluang penanganan sebelum kerusakan penglihatan menjadi permanen.

Menjaga kualitas tidur, tidak merokok, rutin berolahraga, serta mengendalikan kadar gula darah dan tekanan darah juga berkontribusi besar terhadap kesehatan mata hingga usia senja. Dengan menerapkan gaya hidup sehat secara konsisten dan melakukan pemeriksaan mata secara berkala, risiko gangguan penglihatan dapat ditekan sehingga kualitas hidup tetap terjaga di masa tua.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....