Kapan Amandel pada Anak Harus Dioperasi?

  • 20 Jul 2026 09:16 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Amandel atau tonsil merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh yang membantu melawan infeksi, terutama pada masa kanak-kanak. Namun, ketika amandel sering mengalami peradangan atau membesar hingga mengganggu kesehatan, dokter dapat mempertimbangkan tindakan operasi atau tonsilektomi.

Operasi amandel tidak dilakukan hanya karena ukuran amandel besar, tetapi harus berdasarkan indikasi medis yang jelas. Salah satu alasan utama adalah radang amandel yang terjadi berulang dan terbukti mengganggu aktivitas, pertumbuhan, maupun kualitas hidup anak.

Menurut pedoman American Academy of Otolaryngology–Head and Neck Surgery (AAO-HNS), operasi dapat dipertimbangkan apabila anak mengalami radang amandel sebanyak 7 kali atau lebih dalam satu tahun, 5 kali per tahun selama dua tahun berturut-turut, atau 3 kali per tahun selama tiga tahun berturut-turut. Setiap episode sebaiknya disertai bukti klinis seperti demam di atas 38,3°C, pembengkakan kelenjar leher, adanya nanah pada amandel, atau hasil pemeriksaan bakteri streptokokus yang positif.

Selain infeksi berulang, operasi juga dianjurkan apabila amandel yang membesar menyebabkan gangguan pernapasan saat tidur atau obstructive sleep apnea. Kondisi ini biasanya ditandai dengan mendengkur keras, napas terhenti sesaat ketika tidur, sulit berkonsentrasi, hingga gangguan pertumbuhan akibat kualitas tidur yang buruk.

Penelitian dalam jurnal "Clinical Practice Guideline: Tonsillectomy in Children (Update)" yang diterbitkan pada jurnal Otolaryngology–Head and Neck Surgery tahun 2019 menyebutkan bahwa tonsilektomi memberikan manfaat yang jelas pada anak dengan gangguan tidur akibat pembesaran amandel maupun infeksi tenggorokan berulang yang memenuhi kriteria medis. Pedoman tersebut juga menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh oleh dokter spesialis THT sebelum keputusan operasi diambil.

Jurnal lain berjudul "Clinical Practice Guideline: Tonsillectomy in Children" menjelaskan penggunaan Paradise Criteria sebagai acuan dalam menentukan kebutuhan operasi amandel pada anak. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa anak yang memenuhi kriteria memiliki peluang memperoleh manfaat lebih besar dari operasi dibandingkan hanya menjalani observasi atau pengobatan berulang.

Orang tua tidak perlu terburu-buru meminta operasi apabila anak hanya sesekali mengalami radang amandel, karena sebagian besar kasus dapat membaik dengan pengobatan dan pemantauan. Konsultasi dengan dokter spesialis THT menjadi langkah terbaik untuk menentukan apakah operasi memang diperlukan sehingga manfaat tindakan lebih besar dibandingkan risikonya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....