Tips agar Kaki Tidak Bengkak saat Perjalanan Jauh

  • 11 Jul 2026 10:07 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Perjalanan jauh, baik menggunakan mobil, kereta, maupun pesawat, sering kali membuat kaki terasa pegal hingga membengkak akibat terlalu lama berada dalam posisi duduk. Kondisi ini umumnya terjadi karena aliran darah dan cairan tubuh cenderung berkumpul di bagian tungkai bawah ketika tubuh minim bergerak.

Salah satu cara paling efektif untuk mencegah kaki bengkak adalah dengan menggerakkan kaki secara berkala setiap 30–60 menit. Jika memungkinkan, berdirilah sejenak atau berjalan singkat agar sirkulasi darah kembali lancar dan otot betis dapat bekerja sebagai pompa alami pembuluh darah.

Selain berjalan, lakukan latihan sederhana seperti menggerakkan pergelangan kaki memutar, menekuk jari kaki, atau mengangkat tumit saat tetap duduk. Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Thrombosis and Haemostasis menunjukkan bahwa latihan kaki selama duduk mampu meningkatkan aliran darah vena sehingga membantu mengurangi risiko penumpukan darah akibat imobilitas berkepanjangan.

Menjaga tubuh tetap terhidrasi juga menjadi langkah penting selama perjalanan jauh. Asupan cairan yang cukup membantu menjaga fungsi sirkulasi tubuh, sementara mengurangi konsumsi minuman beralkohol atau berkafein berlebihan dapat membantu mencegah dehidrasi yang berpotensi memperburuk rasa tidak nyaman pada kaki.

Bagi orang yang memiliki riwayat gangguan pembuluh darah atau sering mengalami pembengkakan, penggunaan stoking kompresi dapat menjadi pilihan. Sejumlah penelitian menemukan bahwa stoking kompresi efektif mengurangi pembengkakan dan rasa tidak nyaman pada kaki selama perjalanan, terutama pada penerbangan atau perjalanan berdurasi panjang.

Penelitian yang dimuat dalam jurnal Thrombosis Research mengungkapkan bahwa volume tungkai bawah dapat meningkat secara signifikan setelah duduk selama sekitar 10 jam tanpa banyak bergerak. Temuan tersebut memperkuat pentingnya melakukan peregangan dan perubahan posisi secara rutin selama perjalanan untuk mengurangi penumpukan cairan pada kaki.

Apabila pembengkakan tidak kunjung membaik setelah perjalanan atau disertai nyeri hebat, kemerahan, maupun sesak napas, kondisi tersebut sebaiknya segera diperiksakan ke tenaga kesehatan karena dapat menjadi tanda gangguan yang lebih serius. Dengan menerapkan kebiasaan sederhana seperti bergerak aktif, menjaga hidrasi, dan melakukan latihan kaki, risiko kaki bengkak selama perjalanan jauh dapat diminimalkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....