Donor Darah Rutin Beri Manfaat Bagi Kesehatan dan Ketersediaan Stok Darah
- 16 Jun 2026 00:22 WIB
- Bengkulu
RRI. CO.ID, Bengkulu -Mendonorkan darah secara rutin tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan pendonor. Melalui kegiatan donor darah, kondisi kesehatan seseorang dapat terpantau secara berkala karena setiap pendonor terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum darah diambil.
Selain itu, penerapan pola hidup sehat yang umumnya dilakukan para pendonor turut berkontribusi dalam menjaga kebugaran tubuh. Pemeriksaan rutin yang dilakukan saat donor darah juga menjadi sarana deteksi dini terhadap berbagai kondisi kesehatan yang mungkin dialami pendonor.
| Baca juga: Manfaat Wortel untuk Kesehatan |
Proses donor darah juga mendorong regenerasi sel darah dalam tubuh. Darah yang telah didonorkan akan digantikan secara alami oleh tubuh melalui produksi sel darah baru, sehingga proses ini dapat membantu menjaga keseimbangan sistem peredaran darah.
Tidak hanya itu, sejumlah penyakit tertentu juga dapat terpantau melalui proses skrining yang dilakukan oleh petugas kesehatan. Dengan demikian, pendonor memperoleh manfaat tambahan berupa pemantauan kondisi kesehatannya secara berkala.
Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Provinsi Bengkulu, dr. Vini Restu Insani, M.K.M., mengatakan bahwa seluruh layanan donor darah dilaksanakan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Petugas yang ditugaskan dalam pelayanan donor darah merupakan tenaga yang memiliki kompetensi di bidangnya.
"Kami melaksanakan seluruh proses pelayanan donor darah sesuai SOP yang berlaku. Petugas yang bertugas memiliki kompetensi di bidangnya, dan kegiatan donor darah dilakukan secara terjadwal agar kebutuhan darah masyarakat dapat terpenuhi setiap hari," ujar Vini. 11 juni 2026.
Menurut Vini, darah yang diperoleh dari pendonor tidak langsung diberikan kepada pasie n, melainkan terlebih dahulu melalui proses pengolahan dan pemeriksaan laboratorium yang ketat. Apabila ditemukan indikasi penyakit berbahaya dalam darah yang didonorkan, maka darah tersebut tidak akan digunakan dan langsung dimusnahkan. Sementara itu, darah yang disalurkan kepada masyarakat telah melalui serangkaian pemeriksaan dan dinyatakan aman untuk digunakan, sehingga tidak membawa risiko penularan penyakit kepada penerima darah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....