Alternatif Karbohidrat Rendah Gula untuk Diet Selain Nasi Putih
- 30 Mei 2026 22:59 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Nasi putih masih menjadi sumber karbohidrat utama bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Namun, bagi mereka yang sedang menjalani program diet atau berupaya mengontrol kadar gula darah, memilih sumber karbohidrat dengan indeks glikemik lebih rendah dapat menjadi salah satu strategi yang bermanfaat.
Karbohidrat tetap dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi utama untuk menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, diet sehat bukan berarti menghilangkan karbohidrat sepenuhnya, melainkan memilih jenis karbohidrat yang lebih kaya serat dan memberikan pelepasan energi yang lebih stabil.
Salah satu alternatif yang cukup populer adalah beras merah dan beras cokelat. Kedua jenis beras ini mengandung lebih banyak serat, vitamin, dan mineral dibandingkan nasi putih, sehingga dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sekaligus mengurangi lonjakan gula darah setelah makan.
Selain itu, ubi jalar juga dapat menjadi pilihan sumber karbohidrat yang baik untuk program diet. Ubi mengandung serat, vitamin A, vitamin C, serta antioksidan yang mendukung kesehatan tubuh, terutama jika diolah dengan cara direbus atau dikukus tanpa tambahan gula berlebih.
| Baca juga: Berikut Cara Membaca Label Gizi pada Kemasan |
Pilihan lainnya adalah oat, quinoa, jagung, dan kentang yang dikonsumsi dalam porsi sesuai kebutuhan. Makanan-makanan tersebut memiliki kandungan nutrisi yang beragam dan dapat menjadi variasi sumber energi bagi mereka yang ingin mengurangi konsumsi nasi putih setiap hari.
Manfaat memilih karbohidrat berkualitas didukung oleh penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal The Lancet Regional Health – Europe tahun 2024. Penelitian yang melibatkan lebih dari 14.000 orang dewasa menemukan bahwa konsumsi karbohidrat tinggi serat dan rendah indeks glikemik berkaitan dengan kontrol gula darah yang lebih baik, rasa kenyang yang lebih lama, serta penurunan risiko gangguan metabolik dibandingkan konsumsi karbohidrat olahan secara berlebihan.
Para ahli gizi mengingatkan bahwa keberhasilan diet tidak hanya ditentukan oleh jenis karbohidrat yang dikonsumsi, tetapi juga keseimbangan pola makan secara keseluruhan. Mengombinasikan sumber karbohidrat sehat dengan protein, lemak baik, sayuran, aktivitas fisik yang cukup, serta pola tidur yang teratur akan memberikan hasil yang lebih optimal dalam menjaga berat badan dan kesehatan tubuh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....