Turun Berat tanpa Olahraga, Mitos atau Fakta?
- 24 Apr 2026 19:54 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Banyak orang bertanya-tanya apakah menurunkan berat badan bisa dilakukan tanpa olahraga. Pertanyaan ini kerap muncul terutama bagi mereka yang memiliki kesibukan tinggi atau keterbatasan fisik.
Secara ilmiah, penurunan berat badan sangat dipengaruhi oleh konsep defisit kalori, yaitu jumlah kalori yang masuk lebih sedikit dibandingkan yang dibakar tubuh. Artinya, tanpa olahraga pun berat badan tetap bisa turun selama pola makan dikontrol dengan baik.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa pengaturan pola makan memiliki peran yang lebih besar dibandingkan aktivitas fisik dalam menurunkan berat badan. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal kesehatan menyebutkan bahwa diet berkontribusi hingga sekitar 70–80 persen dalam proses penurunan berat badan.
Namun, bukan berarti olahraga tidak penting sama sekali dalam proses tersebut. Aktivitas fisik tetap dibutuhkan untuk menjaga kesehatan jantung, meningkatkan massa otot, serta membantu menjaga berat badan agar tidak mudah naik kembali.
Tanpa olahraga, penurunan berat badan cenderung berisiko mengurangi massa otot selain lemak. Hal ini bisa berdampak pada menurunnya metabolisme tubuh, sehingga dalam jangka panjang berat badan lebih mudah kembali naik.
Selain itu, mengandalkan diet saja sering kali membuat seseorang lebih rentan mengalami plateau atau kondisi di mana berat badan sulit turun. Tubuh akan beradaptasi dengan asupan kalori rendah sehingga pembakaran energi menjadi lebih efisien.
Oleh karena itu, meskipun memungkinkan, menurunkan berat badan tanpa olahraga bukanlah pendekatan yang paling ideal. Kombinasi antara pola makan sehat dan aktivitas fisik tetap menjadi cara terbaik untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....