Musim Pancaroba Datang, Batuk Pilek Merebak

  • 17 Apr 2026 11:53 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Memasuki musim pancaroba, kasus batuk dan pilek mulai mendominasi di berbagai daerah. Perubahan cuaca yang tidak menentu menjadi salah satu faktor utama meningkatnya gangguan kesehatan ini.

Peralihan dari musim hujan ke kemarau atau sebaliknya membuat daya tahan tubuh cenderung menurun. Kondisi ini memudahkan virus penyebab infeksi saluran pernapasan masuk ke dalam tubuh.

Menurut sejumlah penelitian di bidang kesehatan, virus seperti rhinovirus dan influenza lebih mudah menyebar saat kondisi suhu dan kelembapan berubah-ubah. Hal ini membuat masyarakat lebih rentan mengalami batuk, pilek, hingga demam ringan.

Gejala yang muncul biasanya berupa hidung tersumbat, tenggorokan gatal, batuk, dan tubuh terasa lemas. Meski tergolong ringan, kondisi ini tetap perlu diwaspadai agar tidak berkembang menjadi penyakit yang lebih serius.

Selain faktor cuaca, kebiasaan sehari-hari juga turut memengaruhi risiko tertular. Kurangnya istirahat, pola makan tidak seimbang, serta jarang mencuci tangan dapat mempercepat penyebaran virus.

Para tenaga kesehatan menyarankan masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi, cukup minum air, dan rutin berolahraga. Penggunaan masker saat kondisi tubuh kurang fit juga dianjurkan untuk mencegah penularan.

Dengan meningkatnya kewaspadaan, diharapkan masyarakat dapat melewati musim pancaroba dengan kondisi tetap sehat. Langkah pencegahan sederhana dinilai sangat efektif dalam menekan penyebaran batuk dan pilek di lingkungan sekitar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....