Frekuensi Keramas yang Tepat dan Sehat
- 03 Apr 2026 05:24 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Menjaga kebersihan rambut merupakan bagian penting dari perawatan diri yang tidak bisa diabaikan. Namun, masih banyak masyarakat yang belum memahami frekuensi keramas yang ideal sesuai kondisi rambut dan kulit kepala.
Para ahli dermatologi menyebutkan bahwa tidak ada aturan baku yang berlaku untuk semua orang dalam menentukan jadwal keramas. Hal ini karena setiap individu memiliki jenis rambut, produksi minyak, serta kondisi kulit kepala yang berbeda.
Secara umum, para pakar menyarankan keramas dilakukan setiap dua hingga tiga hari sekali untuk menjaga keseimbangan minyak alami rambut. Rekomendasi ini dinilai cukup efektif dalam menjaga kebersihan tanpa menghilangkan perlindungan alami rambut.
Bagi individu dengan rambut berminyak atau aktivitas tinggi yang memicu banyak keringat, keramas dapat dilakukan lebih sering. Sementara itu, pemilik rambut kering atau keriting dianjurkan lebih jarang mencuci rambut agar kelembapan tetap terjaga.
Keramas yang terlalu sering diketahui dapat menghilangkan sebum atau minyak alami yang berfungsi melindungi rambut dan kulit kepala. Kondisi ini dapat menyebabkan rambut menjadi kering, rapuh, serta lebih mudah mengalami kerusakan.
Selain itu, faktor lingkungan seperti paparan polusi, penggunaan produk styling, serta aktivitas harian turut memengaruhi kebutuhan keramas seseorang. Oleh karena itu, penyesuaian frekuensi sangat penting agar kesehatan rambut tetap terjaga secara optimal.
Dikutip dari laman American Academy of Dermatology pada Jumat, 3 April 2026, frekuensi keramas sebaiknya disesuaikan dengan kondisi rambut dan kulit kepala masing-masing individu. Pendekatan ini dinilai paling efektif untuk menjaga kesehatan rambut tanpa menimbulkan efek samping
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....