Cara Mengurangi Gejala Asam Lambung agar Aktivitas Tetap Nyaman
- 25 Jul 2026 17:19 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Rasa panas di dada atau perut yang tiba-tiba muncul tentu bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini sering dikaitkan dengan naiknya asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) jika terjadi berulang.
Mengatasi asam lambung tidak selalu harus dimulai dengan obat. Perubahan pola hidup justru menjadi langkah pertama yang banyak dianjurkan oleh para ahli.
Dokter Prashanthi N. Thota, ahli gastroenterologi dari Cleveland Clinic, menjelaskan bahwa menjaga berat badan ideal, menghindari makanan pemicu, tidak langsung berbaring setelah makan, serta menghentikan kebiasaan merokok dapat membantu mengurangi gejala GERD. Langkah-langkah tersebut juga menjadi bagian dari pedoman penanganan awal penyakit asam lambung.
Selain itu, usahakan makan dengan porsi lebih kecil tetapi lebih sering. Hindari makanan berlemak, pedas, cokelat, minuman berkafein, dan makan terlalu larut malam karena dapat memicu refluks pada sebagian orang.
Mayo Clinic juga menyarankan untuk tidak langsung berbaring setelah makan dan memberi jeda sekitar dua hingga tiga jam sebelum tidur. Bila perlu, posisi kepala saat tidur dapat dibuat lebih tinggi agar asam lambung tidak mudah naik ke kerongkongan.
Menurut Mayo Clinic Staff, obat bebas seperti antasida dapat membantu meredakan keluhan sesekali. Namun, jika gejala muncul lebih dari dua kali seminggu atau tidak membaik, penderita sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Pada akhirnya, mengatasi asam lambung membutuhkan kebiasaan yang dilakukan secara konsisten. Dengan pola makan yang lebih sehat dan penanganan yang tepat, gejala dapat lebih terkendali sehingga aktivitas sehari-hari tetap berjalan nyaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....