Kalap Makan saat Lebaran bisa Berbahaya
- 20 Mar 2026 17:43 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Momen Hari Raya Idulfitri identik dengan berbagai hidangan lezat yang menggugah selera. Namun, kebiasaan kalap makan setelah sebulan berpuasa dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh jika tidak dikendalikan dengan baik.
Setelah berpuasa selama Ramadan, sistem pencernaan tubuh mengalami penyesuaian terhadap pola makan yang lebih teratur. Ketika tiba-tiba mengonsumsi makanan dalam jumlah besar, terutama yang tinggi lemak dan gula, tubuh bisa mengalami gangguan pencernaan seperti kembung, mual, hingga diare.
| Baca juga: Berikut Tips Cegah Kolesterol saat Idul Adha |
Sejumlah penelitian dalam bidang nutrisi menunjukkan bahwa lonjakan asupan kalori secara mendadak dapat memicu peningkatan kadar gula darah dan kolesterol. Kondisi ini berisiko menyebabkan kelelahan, pusing, bahkan meningkatkan potensi penyakit metabolik jika terjadi secara berulang.
Selain itu, fenomena yang dikenal sebagai food coma atau rasa kantuk berlebihan setelah makan juga kerap terjadi saat Lebaran. Hal ini disebabkan oleh aliran darah yang lebih banyak menuju sistem pencernaan, sehingga suplai oksigen ke otak berkurang dan memicu rasa lelah.
| Baca juga: Penyebab Fenomena Rambut M pada Pria Dewasa |
Konsumsi makanan berlemak tinggi seperti opor, rendang, dan gorengan secara berlebihan juga dapat membebani kerja jantung. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini berpotensi meningkatkan risiko penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.
Para ahli kesehatan menyarankan agar masyarakat tetap menjaga pola makan seimbang meskipun sedang merayakan Lebaran. Mengatur porsi makan, memperbanyak konsumsi air putih, serta menyeimbangkan dengan buah dan sayur menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan.
Dengan mengendalikan pola makan, masyarakat tetap dapat menikmati hidangan Lebaran tanpa mengorbankan kesehatan. Momentum Idulfitri seharusnya menjadi ajang kebahagiaan yang dirasakan secara menyeluruh, termasuk dengan menjaga kondisi tubuh tetap bugar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....