Ini 5 Olahraga yang Paling Diminati Generasi Z
- 30 Okt 2025 07:59 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu: Generasi Z, kelompok yang lahir antara pertengahan 1990-an hingga awal 2010-an, dikenal memiliki pendekatan yang unik terhadap gaya hidup, termasuk dalam hal kebugaran. Berbeda dengan generasi sebelumnya, Gen Z cenderung memilih aktivitas fisik yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga fleksibel, dapat diakses, dan tentunya, Instagrammable. Peran media sosial dan kesadaran akan kesehatan mental menjadi katalisator utama dalam menentukan tren olahraga mereka.
Data menunjukkan bahwa preferensi olahraga Gen Z bergeser dari olahraga tim konvensional ke aktivitas yang lebih personal, fokus pada mind-body connection, atau menawarkan elemen komunitas yang kuat dan menyenangkan. Berikut adalah lima jenis olahraga yang mendominasi daftar teratas di kalangan Gen Z.
1. Lari dan Jogging: Kemudahan Akses dan Komunitas
Lari, termasuk jogging dan fun run, menduduki peringkat teratas sebagai olahraga yang paling sering dilakukan. Popularitasnya didorong oleh kemudahan akses tidak memerlukan peralatan mahal atau lokasi khusus dan efektivitasnya dalam membakar kalori.
Tren ini diperkuat dengan munculnya komunitas lari berbasis media sosial yang menawarkan ajang sosialisasi sekaligus wadah untuk berbagi pencapaian (personal branding), menjadikannya lebih dari sekadar aktivitas fisik.
2. Pilates dan Yoga: Kesehatan Mental dan Postur Tubuh
Aktivitas yang fokus pada pikiran dan tubuh ini, seperti Pilates dan Yoga, mengalami lonjakan popularitas signifikan. Keduanya diminati karena menawarkan manfaat fisik (fleksibilitas, kekuatan inti, postur) dan mental (pengurangan stres, fokus, dan relaksasi).
Gen Z sangat peduli dengan kesehatan mental. Yoga dan Pilates, yang menggabungkan meditasi dan teknik pernapasan, menjadi pelarian efektif dari tekanan akademik atau pekerjaan. Selain itu, Pilates sangat digemari karena dianggap membantu membentuk body goals yang ideal.
3. Pound Fit: Kardio Penuh Energi dan Ekspresif
Pound Fit, olahraga kardio yang unik menggunakan stik drum ringan (Ripstix) sambil mengikuti irama musik, telah menjadi fenomena. Gerakannya yang intens namun menyenangkan menawarkan cara baru untuk berolahraga yang terasa seperti menari.
Sifatnya yang dinamis, seru, dan upbeat sangat cocok dengan preferensi Gen Z yang menyukai aktivitas berkelompok dan ekspresif. Musik yang mengiringi juga menambah energi dan mengurangi kebosanan saat berolahraga.
4. Tenis dan Padel: Olahraga Sosial yang Sedang Naik Daun
| Baca juga: Mengapa Pria Jarang Memilih Olahraga Yoga |
Meskipun Tenis identik dengan olahraga kaum atas, kini ia digandrungi Gen Z karena sifatnya yang kompetitif dan melibatkan seluruh tubuh. Lebih jauh, olahraga raket baru seperti Padel, gabungan Tenis dan Squash, menjadi tren terbaru.
Tenis dan Padel adalah olahraga sosial yang harus dimainkan bersama. Ini memenuhi kebutuhan Gen Z untuk bersosialisasi dan menghasilkan konten yang menarik, karena lapangan dan perlengkapannya sering kali estetik.
5. Muay Thai
Muay Thai, seni bela diri dari Thailand, juga menjadi pilihan populer. Olahraga ini menuntut kekuatan fisik, kecepatan, dan disiplin. Selain sebagai bentuk pertahanan diri, Muay Thai efektif untuk latihan kardio intens dan pembentukan otot.
Selain membakar kalori secara masif, gerakan tinju dan tendangan yang eksplosif berfungsi sebagai outlet yang baik untuk meredakan stres dan ketegangan.
Tren olahraga di kalangan Gen Z menggarisbawahi pergeseran paradigma kebugaran, dari sekadar menjaga fisik menjadi bagian integral dari kesehatan holistik, termasuk mental dan sosial. Pilihan olahraga mereka menunjukkan preferensi terhadap aktivitas yang fleksibel, menyenangkan, purpose-driven, dan dapat diselaraskan dengan identitas digital yang mereka bangun di media sosial. Olahraga bukan lagi sekadar kewajiban, melainkan sebuah bentuk ekspresi diri dan interaksi sosial.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....