Mode Gelap Benarkah Lebih Baik untuk Mata?

  • 05 Okt 2026 08:04 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Mode gelap atau dark mode kini menjadi fitur yang umum ditemukan pada smartphone, komputer, hingga berbagai aplikasi. Selain dianggap lebih nyaman digunakan pada malam hari, fitur ini juga sering disebut dapat mengurangi kelelahan mata.

Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa manfaat mode gelap terhadap mata tidak sesederhana anggapan tersebut. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Environmental Research and Public Health pada 2025 membandingkan penggunaan mode terang dan mode gelap pada 30 pengguna tablet perempuan berusia 18 hingga 25 tahun.

Peserta penelitian menggunakan tablet dalam dua kondisi tampilan selama masing-masing satu jam. Hasilnya menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan pada tingkat kelelahan mata secara keseluruhan antara mode terang dan mode gelap.

Meski demikian, peneliti menemukan adanya perbedaan pada beberapa indikator lain, termasuk critical flicker frequency dan gejala mata kering. Setelah menggunakan tablet, gejala kelelahan visual dan mata kering meningkat pada kedua mode, tetapi peneliti menyebut mode gelap berpotensi membantu mengurangi risiko ketidaknyamanan mata.

Penelitian lain yang diterbitkan pada 2026 juga menunjukkan bahwa karakteristik cahaya dari layar dapat memengaruhi kelelahan visual dan ritme sirkadian saat digunakan pada malam hari. Dalam eksperimen selama 25 hari, kondisi layar dengan circadian stimulus yang lebih rendah dikaitkan dengan berkurangnya kelelahan visual serta kualitas tidur subjektif yang lebih baik.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa bukan hanya warna hitam atau putih pada tampilan yang perlu diperhatikan. Tingkat kecerahan, spektrum cahaya, kondisi pencahayaan ruangan, serta durasi penggunaan layar juga dapat memengaruhi kenyamanan mata.

Penelitian pada 2025 mengenai pengaturan layar juga menemukan bahwa menurunkan tingkat kecerahan layar secara signifikan mengurangi tingkat kelelahan mata pada kelompok penelitian. Sementara itu, penggunaan perangkat lunak untuk mengubah temperatur warna layar tidak menunjukkan penurunan gejala kelelahan mata yang signifikan.

Karena itu, mode gelap sebaiknya dipandang sebagai salah satu pilihan untuk meningkatkan kenyamanan, bukan sebagai cara yang pasti dapat mencegah mata lelah. Pengguna dapat memilih mode tampilan yang terasa paling nyaman dengan menyesuaikan tingkat kecerahan layar dan kondisi pencahayaan di sekitar.

Selain mengatur tampilan layar, mengurangi durasi penggunaan tanpa jeda juga penting untuk menjaga kenyamanan mata. Memberikan waktu istirahat secara berkala dan menghindari penggunaan layar dalam kondisi ruangan yang terlalu gelap dapat menjadi langkah sederhana untuk mengurangi keluhan selama menggunakan perangkat.

Dengan demikian, pertanyaan apakah mode gelap lebih baik untuk mata belum memiliki jawaban yang mutlak. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa mode gelap memiliki potensi memberikan kenyamanan dalam kondisi tertentu, tetapi faktor seperti kecerahan, lingkungan, dan lama penggunaan layar tetap menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan mata.

Sumber:

  • Sengsoon, P., & Intaruk, R. (2025). Immediate Effects of Light Mode and Dark Mode Features on Visual Fatigue in Tablet Users. International Journal of Environmental Research and Public Health, 22(4), 609. DOI: 10.3390/ijerph22040609.
  • Massa, S., Patil, S. A., & Raju, L. V. (2025). Effects of digital screen property modification on symptoms of digital eye strain. Digital Journal of Ophthalmology, 31(3), 62–67. DOI: 10.5693/djo.01.2024.04.001.
  • Impact of mobile display background illuminance and spectrum on circadian rhythms, visual fatigue, and cognitive performance in nighttime environments. Building and Environment, 288 (2026), 113961. DOI: 10.1016/j.buildenv.2025.113961.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....