Berantas Rentenir, Pemerintah akan Bentuk Satgas Perlindungan UMKM
- 19 Mar 2025 04:17 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu: Rentenir sering menjadi solusi cepat bagi yang membutuhkan uang dalam waktu singkat. Tidak hanya bagi masyarakat secara perorangan, namun juga bagi UMKM.
Dilansir RRI, Menteri UMKM, Maman Abdurrahman menyebut pihaknya akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Perlindungan UMKM dari jebakan utang dalam berusaha. Ia menjelaskan, Satgas Perlindungan UMKM akan mencegah hingga menangani permasalahan UMKM menengah ke bawah yang terlilit utang rentenir.
Hal ini diungkapkannya dalam Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR pada Selasa (18/3/2025),saat membahas program kerja dan anggaran 2025. Maman mendapatkan laporan bahwa keterbatasan akses pembiayaan UMKM menjadi salah satu faktor penyebab UMKM terlilit hutang dari rentenir.
"Kami Kementerian UMKM akan membentuk Satgas Perlindungan terhadap UMKM, kami sudah sampaikan secara informal dengan Pak Kapolri. Kita akan formal kan semuanya supaya ini bisa memberikan shock therapy pada semua pihak di lapangan, mereka dibuat pinjam ke rentenir, sehingga mereka harus, asetnya lah, rumahnya lah, atau apanya itu disita," kata Maman.
Maman menyatakan, pihaknya akan melakukan kerjasama dengan kepolisian dan aparat penegak hukum untuk memperkuat operasi Satgas Perlindungan UMKM. Menurutnya, program KUR hadir untuk membuat UMKM terhindar dari praktek-praktek rentenir yang memberikan bunga sangat tinggi.
Maman menambahkan, pemerintah sendiri juga telah berupaya menghadirkan kebijakan yang mempermudah akses KUR. Pinjaman di bawah Rp 100 juta tidak diberikan agunan, serta di bawah Rp 50 juta tidak perlu NPWP.
"Karena kita sadar sekali masyarakat bawah, mereka punya keterbatasan terkait administrasi. Artinya pinjaman 1 juta sampai 50 juta mereka semata-mata hanya perlu berikan NIK atau KTP mereka, jadi semangat pemberdayaan," ungkapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....