Tiga Jamaah Haji Bengkulu Masih Dirawat di RS Arab Saudi
- 19 Mei 2026 18:47 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Makkah - Penyelenggaraan kesehatan haji Provinsi Bengkulu terus dilakukan secara intensif menjelang puncak ibadah haji di Armuzna. Berdasarkan laporan terbaru Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu per Selasa, 19 Mei 2026 atau 2 Dzulhijjah 1447 Hijriah, sebanyak 1.344 jemaah haji Bengkulu telah tiba di Arab Saudi.
Penanggung Jawab Program Kesehatan Haji Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu Kurniawan Arianto Abdul Gani mengatakan dari jumlah tersebut, sebanyak 1.343 jemaah saat ini berada di Makkah dan tidak ada lagi jemaah yang berada di Madinah. Sementara itu, total jemaah haji Bengkulu yang meninggal dunia di Arab Saudi tercatat satu orang.
Laporan yang dihimpun dari Sistem Komputerisasi Haji Terpadu Kesehatan (Siskohatkes) dan Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK) Provinsi Bengkulu mencatat pelayanan kesehatan di kloter mencapai 52 layanan pada hari ini, dengan total akumulasi pelayanan kesehatan sebanyak 2.113 layanan. Selain itu, visitasi terhadap jemaah prioritas risiko tinggi (Pristi) juga terus dilakukan. Pada hari ini terdapat 83 jemaah yang mendapat visitasi kesehatan, sehingga total akumulasi visitasi mencapai 3.233 kali pemeriksaan.
| Baca juga: Haru Kepulangan Haji Kloter 4 |
Adapun diagnosis penyakit terbanyak yang dialami jemaah haji Bengkulu meliputi Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), hipertensi, febris atau demam, diabetes melitus, myalgia, faringitis, hingga vertigo. Pada laporan hari ini, terdapat satu jemaah yang dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS), sehingga total akumulasi rujukan ke RSAS menjadi 20 orang. Jemaah tersebut yakni Muslim Yasir (80) asal Kabupaten Kaur dengan diagnosis broncho pneumonia dan respiratory failure yang dirawat di RSAS Al Noor Makkah.
Selain Muslim Yasir, dua jemaah Bengkulu lainnya juga masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi. Mereka yakni Umi Kasmini (63) asal Kota Bengkulu dengan diagnosis colic abdomen di RSAS Saudi German Hospital Makkah, serta Nurmala Dewi (69) asal Kota Bengkulu dengan diagnosis CHF dan pneumonia di RSAS Al Noor Makkah.
Sementara itu, lanjut Arianto tidak ada laporan jemaah wafat pada Selasa 19 Mei 2026. Tenaga kesehatan haji juga terus mengingatkan para jemaah agar menjaga kondisi tubuh menjelang puncak ibadah haji di Armuzna yang dijadwalkan dimulai pada 25 Mei 2026.
TKHK mengimbau jemaah untuk rutin mengonsumsi oralit satu bungkus per hari, minum air putih 200 cc setiap jam, serta menggunakan alat pelindung diri saat keluar hotel. Selain itu, petugas kesehatan juga mulai melakukan ground check fase dua berupa pemeriksaan kesehatan menyeluruh terhadap seluruh jemaah guna memastikan kesiapan fisik menghadapi rangkaian puncak ibadah haji.
Di tengah proses pemantauan kesehatan jemaah, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi juga turut menyambangi jemaah haji Bengkulu di kawasan Al Aziziyah, Makkah, Arab Saudi. Menjelang waktu Dzuhur, Dedy berkeliling ke setiap lantai Hotel Al Hidayah Aziziah untuk menyapa sekaligus memastikan kondisi jemaah haji Bengkulu dari kloter 2, 3, 4, dan 5.
Dalam kunjungannya, Dedy didampingi Ketua Kloter 4 Hamid Mahakam, Ustaz Ahmad Farhan Ph.D, serta tenaga kesehatan Arrayan. Ia menyebut sebagian jemaah memang mengeluhkan batuk dan flu yang umum terjadi selama musim haji, namun secara umum kondisi jemaah dalam keadaan sehat dan tetap semangat menjalankan ibadah.
“Alhamdulillah jemaah haji Bengkulu dalam keadaan sehat,” ujar Dedy Wahyudi.
Suasana hangat terlihat saat Wali Kota Bengkulu menyapa langsung para jemaah di setiap lantai hotel. Sejumlah jemaah tampak antusias dan mengaku senang mendapat perhatian langsung dari kepala daerah. “Terimakasih Pak. sudah lihat kami,” kata salah seorang jemaah kepada Dedy Wahyudi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....