Permainan Tradisional Anak Indonesia Tetap Relevan ditengah Kemajuan Teknologi
- 31 Mei 2026 11:04 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Permainan tradisional anak Indonesia merupakan bagian dari warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun. Meskipun perkembangan teknologi dan permainan digital semakin pesat, berbagai permainan tradisional masih tetap dimainkan oleh anak-anak di sejumlah daerah. Keberadaan permainan ini dinilai penting karena mengandung nilai edukasi, kebersamaan, dan kearifan lokal.
Berbagai jenis permainan tradisional seperti Layangan, gobak sodor, congklak, petak umpet, engklek, balap karung dan bentengan masih dikenal oleh masyarakat. Permainan tersebut tidak memerlukan peralatan yang mahal dan dapat dimainkan secara berkelompok. Selain memberikan hiburan, permainan tradisional juga melatih keterampilan fisik dan kemampuan berpikir anak.
| Baca juga: Cara Melepas Candu Gadget pada Anak |
Menurut para pemerhati budaya, permainan tradisional memiliki peran penting dalam membangun karakter anak. Melalui permainan ini, anak-anak belajar bekerja sama, menghargai teman, mematuhi aturan, serta mengembangkan sikap sportif. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting dalam kehidupan sosial mereka di masa depan.
Di beberapa daerah, sekolah dan komunitas budaya mulai mengadakan kegiatan khusus untuk memperkenalkan kembali permainan tradisional kepada generasi muda. Kegiatan tersebut biasanya dilakukan dalam bentuk perlombaan, festival budaya, maupun program ekstrakurikuler yang melibatkan siswa dari berbagai jenjang pendidikan.
| Baca juga: Baju Kekinian Jadi Pilihan Anak Muda |
Selain memberikan manfaat sosial, permainan tradisional juga berkontribusi terhadap kesehatan anak. Aktivitas yang dilakukan di luar ruangan membuat anak lebih aktif bergerak sehingga dapat meningkatkan kebugaran fisik. Hal ini menjadi alternatif positif untuk mengurangi ketergantungan anak terhadap gawai dan permainan berbasis layar.
Masyarakat berharap permainan tradisional tidak hanya menjadi bagian dari sejarah, tetapi juga tetap hidup dalam kehidupan sehari-hari. Dukungan dari orang tua, guru, dan pemerintah dinilai sangat penting dalam menjaga keberlangsungan permainan tradisional sebagai identitas budaya bangsa.
Dengan berbagai manfaat yang dimilikinya, permainan tradisional anak Indonesia masih memiliki tempat di tengah modernisasi. Pelestarian permainan ini tidak hanya bertujuan menjaga budaya, tetapi juga membentuk generasi muda yang aktif, kreatif, dan memiliki jiwa kebersamaan yang kuat. Oleh karena itu, upaya mengenalkan permainan tradisional kepada anak-anak perlu terus dilakukan secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....