Sunscreen Biasa atau Serum Sunscreen, Mana Lebih Baik?

  • 30 Sep 2026 19:05 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Sunscreen menjadi salah satu produk penting dalam perawatan kulit karena paparan sinar ultraviolet (UV) dapat menyebabkan kulit terbakar, pigmentasi, penuaan dini, hingga meningkatkan risiko kanker kulit. Kini, selain sunscreen dengan tekstur krim atau lotion, hadir pula serum sunscreen yang menawarkan tekstur lebih ringan sekaligus klaim manfaat perawatan kulit.

Pada dasarnya, perbedaan utama sunscreen biasa dan serum sunscreen terletak pada formulasi serta sensasi penggunaannya, bukan semata-mata pada kemampuan melindungi kulit dari sinar matahari. Serum sunscreen biasanya dibuat dengan tekstur yang lebih ringan dan dapat mengandung bahan tambahan seperti pelembap, antioksidan, atau bahan aktif perawatan kulit, sedangkan sunscreen konvensional lebih berfokus pada fungsi fotoproteksi.

Untuk menentukan perlindungan terhadap sinar matahari, konsumen sebaiknya tidak hanya melihat istilah “serum” atau “sunscreen”, tetapi memperhatikan nilai Sun Protection Factor (SPF) dan kemampuan perlindungan terhadap UVA serta UVB. Penelitian mengenai produk sunscreen menunjukkan bahwa formulasi dengan perlindungan broad spectrum dapat memberikan perlindungan terhadap paparan UV yang lebih luas, sementara efektivitas produk sangat dipengaruhi oleh cara dan jumlah penggunaannya.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Life pada 2022 juga meneliti pengaruh penggunaan sunscreen terhadap kondisi kulit. Penelitian yang dilakukan Alicia Gonzalez-Bravo, Trinidad Montero-Vilchez, Salvador Arias-Santiago, dan Agustin Buendia-Eisman tersebut melibatkan 51 orang dewasa sehat, terdiri dari 37 perempuan dan 14 laki-laki, dengan rata-rata usia 41,63 tahun, serta menguji empat jenis sunscreen menggunakan sejumlah parameter seperti kelembapan lapisan kulit, transepidermal water loss (TEWL), kemerahan, elastisitas, pH, dan melanin.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa sunscreen dapat memengaruhi sejumlah parameter kondisi kulit dan seluruh produk yang diuji menurunkan tingkat kemerahan kulit setelah penggunaan, meski perubahan pada beberapa parameter berbeda tergantung jenis produk. Temuan ini menunjukkan bahwa formulasi sunscreen memang dapat memberikan karakteristik tambahan terhadap kondisi kulit, tetapi penelitian tersebut tidak membuktikan bahwa tekstur serum secara otomatis memberikan perlindungan UV yang lebih baik dibandingkan sunscreen biasa.

Karena itu, serum sunscreen dapat menjadi pilihan bagi orang yang menginginkan produk dengan tekstur ringan sekaligus manfaat perawatan kulit, terutama jika formulanya sesuai dengan kebutuhan kulit. Namun, sunscreen biasa tetap dapat memberikan perlindungan yang baik selama memiliki perlindungan UV yang memadai dan digunakan dengan benar, sehingga pemilihan produk sebaiknya mempertimbangkan SPF, perlindungan broad spectrum, kecocokan dengan jenis kulit, serta kenyamanan agar dapat digunakan secara rutin.

Pada akhirnya, tidak ada dasar untuk menyebut serum sunscreen selalu lebih baik daripada sunscreen biasa hanya berdasarkan teksturnya. Yang lebih menentukan adalah kemampuan fotoproteksi produk, penggunaan dalam jumlah yang cukup, pemerataan pada area yang terpapar, serta pengaplikasian ulang sesuai kondisi paparan matahari, karena produk sunscreen yang jarang atau terlalu sedikit digunakan tidak akan memberikan perlindungan sesuai potensinya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....