Kenapa Air Putih Bisa Terasa Berbeda Padahal Sama-sama Air

  • 29 Sep 2026 15:07 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Air putih sering dianggap tidak memiliki rasa karena berbeda dengan minuman yang mengandung gula, asam, atau bahan tambahan lain. Namun, air putih dari sumber atau tempat berbeda sebenarnya bisa memberikan sensasi rasa yang tidak sama ketika diminum.

Salah satu penyebabnya adalah kandungan mineral yang terlarut di dalam air, terutama kalsium dan magnesium. WHO menjelaskan bahwa mineral terlarut dapat memengaruhi rasa air, sementara tingkat penerimaannya juga dipengaruhi oleh kebiasaan dan selera masing-masing orang.

Air dengan kandungan mineral yang lebih tinggi dapat terasa lebih kuat dibandingkan air dengan kandungan mineral yang sangat rendah. Sebaliknya, air dengan kandungan mineral yang sangat rendah dapat terasa lebih hambar atau datar bagi sebagian orang.

Proses pengolahan juga dapat membuat rasa air berbeda, termasuk penggunaan klorin untuk membantu proses disinfeksi. CDC menyebutkan bahwa air yang mengandung klorin dapat memiliki rasa dan aroma berbeda dibandingkan air yang tidak diolah dengan klorin atau menggunakan metode disinfeksi lain.

Suhu air juga ikut memengaruhi pengalaman ketika seseorang meminumnya. Penelitian yang tercatat dalam basis data EPA menunjukkan bahwa suhu dapat memengaruhi intensitas aroma sejumlah senyawa yang terdapat dalam air, sehingga air pada suhu berbeda dapat terasa atau tercium tidak persis sama.

Selain kandungan airnya, wadah dan cara penyimpanannya juga dapat memengaruhi pengalaman saat minum. Air yang disimpan terlalu lama atau berada dalam kondisi penyimpanan yang kurang baik dapat mengalami perubahan rasa atau aroma, sehingga perubahan tersebut sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai perbedaan kualitas air biasa.

Meski begitu, rasa yang berbeda tidak selalu berarti air tersebut berbahaya untuk diminum. CDC menjelaskan bahwa perubahan rasa, warna, atau aroma tidak selalu menunjukkan masalah kesehatan, tetapi perubahan yang tidak biasa tetap perlu diperhatikan dan dapat menjadi alasan untuk memeriksa kualitas air.

Jadi, ketika air putih dari rumah, galon, air mineral, atau sumber lain terasa berbeda, penyebabnya bisa berasal dari mineral, proses pengolahan, suhu, hingga kondisi penyimpanan. Air yang terlihat sama-sama bening ternyata dapat memiliki karakter rasa yang berbeda karena komposisi dan proses yang dilaluinya juga tidak selalu sama.

Sumber utama: World Health Organization dan Centers for Disease Control and Prevention. Rujukan pendukung: U.S. Environmental Protection Agency.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....