Permainan Tradisional yang Mulai Dilupakan, Perlu Dikenalkan Kembali kepada Anak
- 29 Sep 2026 15:31 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Permainan tradisional merupakan bagian dari warisan budaya yang memiliki nilai sosial dan edukatif bagi perkembangan anak. Namun, sebagian permainan tersebut semakin jarang dimainkan karena perubahan gaya hidup, berkurangnya ruang bermain, serta meningkatnya penggunaan perangkat digital.
Dilansir dari laman zalora.co.id, salah satu permainan tradisional yang dikenal luas adalah congklak, yang menggunakan papan berlubang dan biji-bijian untuk dimainkan secara bergiliran. Permainan ini dapat membantu anak berlatih berhitung, menyusun strategi sederhana, dan memahami aturan permainan.
Engklek juga menjadi permainan yang populer di berbagai daerah dengan cara melompat pada pola kotak yang digambar di tanah atau permukaan tertentu. Aktivitas ini dapat melatih keseimbangan, koordinasi gerak, serta kemampuan mengikuti aturan sambil bermain bersama teman.
Permainan lompat tali biasanya dilakukan menggunakan tali yang diputar atau dipegang oleh beberapa pemain, sementara peserta lainnya melompat secara bergantian. Selain memberikan aktivitas fisik, permainan ini juga dapat melatih koordinasi tubuh, ketangkasan, dan kerja sama antarpemain.
Ada pula permainan gobak sodor yang mengandalkan kecepatan, strategi, serta koordinasi kelompok untuk melewati garis penjagaan lawan. Permainan tersebut mengajarkan pentingnya komunikasi, kerja sama, dan kemampuan mengambil keputusan dalam situasi yang berubah.
Orang tua dan sekolah dapat mengenalkan kembali permainan tradisional melalui kegiatan bersama, perlombaan, atau acara kebudayaan di lingkungan masyarakat. Kegiatan tersebut sebaiknya disesuaikan dengan usia anak dan dilakukan di tempat yang aman agar mereka dapat bermain tanpa risiko cedera yang tidak perlu.
Pelestarian permainan tradisional tidak harus dilakukan dengan melarang anak menggunakan teknologi digital, melainkan dengan menciptakan keseimbangan antara aktivitas daring dan permainan langsung. Melalui keterlibatan keluarga, sekolah, dan masyarakat, permainan tradisional dapat terus dikenal sebagai bagian dari budaya sekaligus sarana pembelajaran yang menyenangkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....