Minum Air Hangat saat Radang Tenggorokan, Benarkah Bisa Meredakan Sakit?

  • 31 Agt 2026 05:59 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Sakit atau radang tenggorokan menjadi keluhan yang cukup sering muncul, terutama ketika seseorang mengalami infeksi saluran pernapasan seperti flu atau batuk pilek. Salah satu cara sederhana yang banyak dilakukan untuk mengurangi rasa tidak nyaman adalah minum air hangat, tetapi apakah kebiasaan tersebut benar-benar efektif meredakan sakit tenggorokan?

Air hangat pada dasarnya tidak menghilangkan penyebab utama radang tenggorokan, terutama jika keluhan disebabkan oleh infeksi virus. Namun, asupan cairan yang cukup dapat membantu menjaga tenggorokan tetap lembap dan memberikan efek menenangkan sehingga rasa perih, kering, atau gatal dapat terasa lebih ringan.

Bukti mengenai manfaat khusus air hangat masih lebih terbatas dibandingkan bukti mengenai pentingnya menjaga tubuh tetap terhidrasi. Panduan NHS menyebutkan bahwa minuman hangat dapat membantu menenangkan tenggorokan, sementara air putih dalam jumlah cukup diperlukan untuk mencegah dehidrasi selama seseorang mengalami infeksi saluran pernapasan.

Penelitian mengenai minuman hangat juga menunjukkan bahwa efek yang dirasakan dapat berasal dari kombinasi suhu dan bahan yang terkandung di dalam minuman. Salah satunya penelitian multicenter, acak, tersamar ganda, dan terkontrol plasebo yang diterbitkan dalam Journal of Alternative and Complementary Medicine pada 2003, melibatkan 60 orang dewasa dengan faringitis akut dan menemukan bahwa teh herbal Throat Coat yang dikonsumsi dalam kondisi hangat memberikan perbaikan nyeri tenggorokan dibandingkan teh plasebo.

Air hangat juga dapat dikombinasikan dengan madu atau lemon untuk memberikan rasa lebih nyaman pada tenggorokan, meski manfaatnya perlu dibedakan dari efek air hangat itu sendiri. NHS merekomendasikan minuman lemon dan madu hangat sebagai salah satu cara membantu meredakan keluhan tenggorokan atau batuk, tetapi madu tidak boleh diberikan kepada bayi berusia di bawah satu tahun karena risiko botulisme.

Meski demikian, air yang diminum sebaiknya hangat dan nyaman di tenggorokan, bukan terlalu panas karena suhu yang terlalu tinggi justru dapat menyebabkan iritasi atau luka bakar pada jaringan mulut dan tenggorokan. Beberapa panduan klinis bahkan menyarankan menghindari minuman yang sangat panas ketika tenggorokan sedang sakit karena dapat memperburuk rasa nyeri.

Jadi, minum air hangat dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk meredakan rasa tidak nyaman, tetapi bukan obat yang secara langsung menyembuhkan penyebab radang tenggorokan. Jika sakit tenggorokan berlangsung lebih dari sekitar satu minggu, semakin berat, disertai demam tinggi, sulit menelan atau bernapas, dehidrasi, maupun kondisi yang memburuk dengan cepat, pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebab dan mendapatkan penanganan yang tepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....