Usaha PS dan Warnet Masih Diminati di Tengah Maraknya Gim Mobile

  • 28 Jul 2026 15:21 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Maraknya penggunaan ponsel untuk bermain game tidak serta-merta membuat tempat bermain PlayStation (PS) dan warung internet (warnet) kehilangan peminat. Hingga kini, tempat bermain seperti PS Arkan dan Sky Net Gaming di kawasan Pagar Dewa, Kota Bengkulu, masih ramai dikunjungi, terutama pada malam hari dan saat musim libur sekolah.

Pengelola PS Arkan, Arkan (26), mengatakan tempat usahanya tetap memiliki pelanggan setia yang datang untuk menikmati sensasi bermain gim secara langsung bersama teman. Menurutnya, pengalaman bermain di tempat PS masih memiliki daya tarik tersendiri dibandingkan bermain melalui ponsel atau di rumah.

"Kalau main PS itu lebih seru langsung di tempatnya daripada di rumah, karena sensasi dan feel-nya lebih terasa. Kalau dulu sampai rebutan karena tempat PS belum sebanyak sekarang. Omzet sehari biasanya sekitar Rp300 ribu, kalau lagi ramai bisa sampai Rp500 ribu," ujar Arkan, Senin , 27 Juli 2026.

Usaha beroperasi setiap hari mulai dibuka pukul 08.00 hingga 02.00 WIB dengan tarif Rp8.000 per jam. Pilihan PS3 dan PS4, serta makanan dan minuman bagi para pengunjung.

Sementara itu, pengelola Sky Net Gaming, Muhammad Rohim (21), mengatakan jumlah pengunjung warnet masih cukup stabil meski tidak seramai beberapa tahun lalu. Pengunjung biasanya meningkat pada akhir pekan, terutama Sabtu dan Minggu.

"Kalau warnet sekarang kadang ramai, kadang sepi. Kalau Sabtu dan Minggu lebih ramai. Kalau dibandingkan dulu, sebenarnya dulu lebih ramai karena waktu itu belum banyak warnet lain," kata Rohim.

Usaha yang diatekni beroperasi selama 24 jam dengan tarif Rp5.000 per jam atau Rp3.000 untuk 30 menit. Omzet harian berkisar Rp900 ribu hingga Rp1 juta dan dapat meningkat hingga sekitar Rp3 juta saat pengunjung membludak. Anak-anak umumnya memainkan gim Roblox, sedangkan pengunjung dewasa lebih banyak memainkan gim seperti Point Blank dan Dota pada malam hari.

Salah seorang pengunjung PS, Fadhil (17), mengaku lebih memilih bermain di tempat PS karena dapat bermain bersama teman dan menikmati beragam pilihan gim.

"Saya suka main PS karena bisa main ramai-ramai sama kawan. Pilihan gamenya juga banyak, jadi bisa pilih permainan yang disukai," tutur Fadhil.

Meski tren game mobile terus berkembang, keberadaan tempat bermain PS dan warnet masih memiliki pasar tersendiri. Pengalaman bermain secara langsung bersama teman, suasana yang lebih kompetitif, serta fasilitas yang disediakan menjadi alasan utama masyarakat tetap mengunjungi tempat usaha tersebut.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....