Cara Membedakan Emas Asli dan Palsu

  • 14 Jun 2026 13:04 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Emas merupakan salah satu instrumen investasi yang banyak diminati karena nilainya relatif stabil. Namun, maraknya peredaran emas palsu membuat masyarakat perlu lebih teliti sebelum membeli.

Salah satu cara paling sederhana untuk membedakan emas asli adalah dengan memperhatikan cap atau kadar karat yang tertera pada permukaannya. Emas asli umumnya memiliki penanda seperti 24K, 22K, atau angka kadar seperti 999 yang menunjukkan tingkat kemurniannya.

Selain itu, emas asli tidak bersifat magnetis sehingga tidak akan tertarik oleh magnet. Jika emas yang diuji menunjukkan reaksi terhadap magnet, besar kemungkinan logam tersebut telah dicampur dengan bahan lain atau bukan emas murni.

Metode lain yang sering digunakan adalah uji gores pada keramik tanpa glasir. Emas asli akan meninggalkan goresan berwarna kuning keemasan, sedangkan emas palsu cenderung meninggalkan garis hitam atau abu-abu.

Dikutip dari laman Gemological Institute of America pada Minggu, 14 Juni 2026, pengujian keaslian emas juga dapat dilakukan melalui uji densitas atau massa jenis. Emas memiliki massa jenis tinggi sekitar 19,3 gram per sentimeter kubik, sehingga perbedaan berat dapat menjadi indikator penting.

Lembaga seperti PT Aneka Tambang Tbk juga menyarankan pembelian emas melalui penjual resmi untuk menjamin keaslian produk. Sertifikat resmi yang menyertai emas batangan biasanya mencantumkan berat, kadar, dan nomor seri yang dapat diverifikasi.

Selain pengujian sederhana, masyarakat juga dapat memanfaatkan jasa uji laboratorium atau toko emas terpercaya. Langkah ini penting untuk memastikan keamanan investasi dan menghindari kerugian akibat membeli emas palsu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....