Bau Kulkas Tak Kunjung Hilang Bisa Jadi Bukan karena Makanan Busuk
- 28 Jul 2026 07:24 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Bau tidak sedap pada kulkas sering kali langsung dikaitkan dengan makanan yang sudah basi atau busuk. Padahal, aroma menyengat juga dapat berasal dari kelembapan, tumpahan cairan yang tidak terlihat, hingga pertumbuhan bakteri dan jamur di bagian tertentu kulkas.
Menurut United States Department of Agriculture (USDA), sisa makanan yang menempel pada rak, laci, atau karet pintu kulkas dapat menjadi tempat berkembangnya mikroorganisme penyebab bau. Kondisi tersebut dapat terjadi meski seluruh makanan yang tersimpan masih layak dikonsumsi.
Selain itu, saluran pembuangan air atau drain hole pada beberapa jenis kulkas juga dapat menjadi sumber bau apabila tersumbat oleh kotoran. Air yang menggenang di saluran tersebut memungkinkan bakteri berkembang sehingga menimbulkan aroma tidak sedap.
Membersihkan bagian dalam kulkas sebaiknya tidak hanya berfokus pada rak penyimpanan makanan. Karet pintu, laci sayuran, wadah penampung air, dan saluran pembuangan juga perlu dibersihkan secara berkala sesuai petunjuk pabrikan.
FoodSafety.gov menyarankan membersihkan bagian dalam kulkas menggunakan air hangat yang dicampur sedikit sabun atau larutan soda kue. Bahan tersebut membantu mengangkat sisa kotoran sekaligus mengurangi bau tanpa meninggalkan residu yang berbahaya bagi makanan.
Menyimpan makanan di dalam wadah yang tertutup rapat juga dapat membantu mencegah penyebaran aroma ke seluruh bagian kulkas. Langkah ini sekaligus mengurangi risiko kontaminasi silang antar bahan makanan selama penyimpanan.
Apabila bau tetap muncul setelah kulkas dibersihkan secara menyeluruh, masyarakat disarankan memeriksa kondisi filter udara atau komponen lain sesuai buku petunjuk penggunaan. Pemeriksaan lebih lanjut mungkin diperlukan apabila terdapat kerusakan pada sistem pembuangan atau pendingin kulkas.
Menjaga kebersihan kulkas secara rutin tidak hanya membantu menghilangkan bau, tetapi juga berperan dalam menjaga keamanan pangan yang disimpan. Dengan perawatan yang tepat, kualitas makanan dapat tetap terjaga dan risiko kontaminasi mikroorganisme dapat diminimalkan.
Sumber: United States Department of Agriculture (USDA) Food Safety and Inspection Service; FoodSafety.gov; International Journal of Food Microbiology mengenai pertumbuhan mikroorganisme pada lingkungan penyimpanan pangan; Journal of Food Protection.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....