Beige Flag, Istilah yang Sedang Ramai di Media Sosial: Apa Sebenarnya Artinya?
- 25 Jul 2026 06:59 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Istilah beige flag belakangan ramai digunakan di media sosial, khususnya TikTok, Instagram, dan X, untuk menggambarkan kebiasaan unik seseorang dalam sebuah hubungan. Berbeda dengan red flag yang menjadi tanda bahaya atau green flag yang menunjukkan kualitas positif, beige flag merujuk pada kebiasaan yang aneh, nyeleneh, tetapi umumnya tidak berbahaya dan justru sering dianggap menggemaskan.
Awalnya, istilah beige flag muncul pada 2022 di TikTok untuk menggambarkan profil aplikasi kencan yang dianggap terlalu "biasa" atau membosankan. Namun, seiring perkembangannya, makna istilah ini bergeser menjadi ciri khas atau kebiasaan unik seseorang yang tidak termasuk ke dalam kategori positif maupun negatif dalam hubungan.
Contoh beige flag misalnya seseorang yang selalu memotret makanan dari sudut yang sama, mengatur alarm dalam jumlah sangat banyak setiap pagi, berbicara sendiri saat memasak, atau memiliki kebiasaan mengoleksi benda-benda yang tidak biasa. Kebiasaan tersebut mungkin membuat pasangan mengernyitkan dahi, tetapi bukan sesuatu yang mengancam hubungan atau menjadi alasan untuk mengakhirinya.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana generasi muda mulai memandang hubungan secara lebih realistis. Alih-alih mencari pasangan yang dianggap "sempurna", banyak orang mulai menerima bahwa setiap individu memiliki keunikan yang mungkin terasa aneh, tetapi justru menjadi bagian dari identitas dan dinamika hubungan yang sehat.
| Baca juga: Dopamine Decor Mulai Digemari |
Meski begitu, para psikolog mengingatkan agar masyarakat tidak menyamakan beige flag dengan red flag. Perilaku seperti manipulasi, kekerasan, kebohongan berulang, atau kontrol berlebihan tetap merupakan red flag yang perlu diwaspadai dan tidak boleh dianggap sekadar kebiasaan unik demi mengikuti tren media sosial.
Kajian yang diterbitkan dalam jurnal Contexts pada 2024 berjudul It's Still Complicated: Rizz, Situationships, and the Evolution of Relationship Terminology menjelaskan bahwa istilah-istilah seperti beige flag, situationship, dan rizzmencerminkan perubahan cara generasi muda memahami hubungan di era digital. Penelitian tersebut juga mencatat bahwa popularitas beige flag sempat memuncak pada pertengahan 2023 melalui media sosial sebelum perlahan menurun, meski istilahnya masih sering digunakan dalam percakapan sehari-hari.
Pada akhirnya, beige flag mengajarkan bahwa tidak semua kebiasaan yang terasa aneh merupakan pertanda buruk. Selama perilaku tersebut tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain, keunikan kecil dalam diri seseorang justru dapat menjadi warna tersendiri dalam sebuah hubungan dan membantu pasangan saling mengenal serta menerima satu sama lain apa adanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....