Terapi Ikan, Benarkah Bermanfaat bagi Kesehatan?
- 26 Jun 2026 13:50 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Terapi ikan menjadi salah satu aktivitas yang banyak dijumpai di kawasan wisata maupun pusat relaksasi. Dalam terapi ini, kaki direndam ke dalam kolam berisi ikan kecil yang akan memakan sel kulit mati di permukaan kulit.
Ikan yang umum digunakan untuk terapi ini adalah Garra rufa, yang dikenal dengan sebutan doctor fish. Ikan tersebut tidak memiliki gigi, sehingga hanya mengikis lapisan kulit mati tanpa melukai kulit yang sehat.
Sejumlah penelitian menyebutkan terapi ikan dapat membantu mengangkat sel kulit mati sehingga kulit kaki terasa lebih halus setelah perawatan. Sensasi gigitan halus dari ikan juga dianggap memberikan efek relaksasi bagi sebagian orang.
Meski demikian, manfaat terapi ikan terhadap kondisi kesehatan tertentu masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Hingga kini, bukti ilmiah yang mendukung efektivitas terapi ikan sebagai pengobatan medis masih terbatas.
Beberapa ahli juga mengingatkan adanya potensi risiko kebersihan apabila kolam dan air tidak dirawat dengan baik. Karena ikan tidak dapat disterilkan seperti alat medis, terdapat kemungkinan perpindahan mikroorganisme apabila pengelola tidak menerapkan standar kebersihan yang memadai.
Selain itu, terapi ikan tidak dianjurkan bagi orang yang memiliki luka terbuka, infeksi kulit, diabetes dengan gangguan pada kaki, atau daya tahan tubuh yang lemah. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi.
Masyarakat yang ingin mencoba terapi ikan disarankan memilih tempat yang menjaga kebersihan kolam, rutin mengganti dan menyaring air. Serta memastikan ikan berada dalam kondisi sehat.
Pada dasarnya, terapi ikan lebih tepat dipandang sebagai aktivitas relaksasi dan perawatan kulit ringan. Bukan sebagai metode pengobatan untuk menyembuhkan penyakit.
Sumber: National Library of Medicine (NCBI), Centers for Disease Control and Prevention (CDC), National Health Service (NHS), serta berbagai penelitian mengenai penggunaan ikan Garra rufa dalam terapi kulit.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....