Benarkah Terlalu Lama Bermain Gadget Bisa Menyebabkan Mata Minus?
- 22 Jun 2026 21:24 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Penggunaan gadget yang semakin intensif di era digital memunculkan kekhawatiran mengenai kesehatan mata, terutama risiko terjadinya mata minus atau miopia. Banyak orang bertanya apakah kebiasaan menatap layar ponsel, tablet, atau komputer dalam waktu lama benar-benar dapat menyebabkan gangguan penglihatan tersebut.
Para ahli menjelaskan bahwa penggunaan gadget tidak secara langsung menyebabkan mata minus, tetapi dapat meningkatkan risiko berkembangnya miopia, terutama pada anak-anak dan remaja. Aktivitas melihat objek dari jarak dekat dalam waktu lama membuat mata bekerja lebih keras dan dapat memicu pemanjangan bola mata yang menjadi penyebab utama miopia.
| Baca juga: Softlens Dipakai Mandi? Ini Bahayanya |
Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal JAMA Network Open pada 2025 melakukan tinjauan terhadap 45 penelitian yang melibatkan lebih dari 335 ribu peserta. Hasilnya menunjukkan bahwa setiap tambahan satu jam penggunaan perangkat digital per hari berhubungan dengan peningkatan risiko miopia, dengan risiko yang meningkat secara signifikan ketika paparan layar melebihi empat jam sehari.
Penelitian lain yang diterbitkan dalam jurnal Ophthalmology pada 2020 oleh tim dari Brien Holden Vision Institutemenemukan bahwa kurangnya aktivitas di luar ruangan juga berkontribusi terhadap meningkatnya kasus mata minus. Paparan cahaya alami dan aktivitas melihat objek jarak jauh diketahui membantu memperlambat perkembangan miopia pada anak dan remaja.
Selain mata minus, penggunaan gadget yang berlebihan juga dapat menyebabkan digital eye strain atau kelelahan mata digital. Gejalanya meliputi mata kering, pandangan kabur, sakit kepala, hingga nyeri pada leher dan bahu akibat posisi tubuh yang kurang baik saat menggunakan perangkat elektronik.
Dokter mata umumnya menyarankan penerapan aturan 20-20-20 untuk mengurangi ketegangan mata. Artinya, setiap 20 menit menatap layar, seseorang dianjurkan mengalihkan pandangan ke objek yang berjarak sekitar 20 kaki atau enam meter selama 20 detik, disertai dengan menjaga jarak pandang dan pencahayaan yang memadai.
Meski penggunaan gadget telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, kebiasaan tersebut perlu diimbangi dengan aktivitas luar ruangan dan pemeriksaan mata secara berkala. Dengan pengaturan waktu yang tepat dan pola hidup yang sehat, risiko gangguan penglihatan akibat penggunaan perangkat digital dapat diminimalkan sejak dini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....