Anti Mabuk Mobil, Liburan Makin Seru

  • 27 Jul 2026 10:38 WIB
  •  Bengkulu

Mabuk perjalanan merupakan kondisi yang cukup sering dialami oleh sebagian orang ketika bepergian menggunakan mobil. Gejalanya dapat berupa pusing, mual, muntah, keringat dingin, hingga tubuh terasa lemas sehingga perjalanan yang seharusnya menyenangkan menjadi kurang nyaman.

Dikutip dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), mabuk perjalanan (motion sickness) terjadi karena otak menerima sinyal yang berbeda dari mata, telinga bagian dalam, dan otot mengenai posisi serta pergerakan tubuh. Ketidaksesuaian informasi tersebut menyebabkan munculnya rasa mual dan pusing selama kendaraan bergerak, terutama di jalan yang berkelok atau bergelombang.

Salah satu cara sederhana untuk mengurangi risiko mabuk mobil adalah memilih posisi duduk yang tepat. Duduk di kursi depan atau melihat lurus ke arah jalan dapat membantu mata dan telinga menerima informasi gerakan yang lebih selaras sehingga tubuh lebih mudah beradaptasi dengan pergerakan kendaraan.

Pola makan sebelum berangkat juga perlu diperhatikan. Sebaiknya hindari makan terlalu banyak atau mengonsumsi makanan yang tinggi lemak dan berminyak sebelum perjalanan, namun jangan pula bepergian dalam keadaan perut kosong karena keduanya dapat memperburuk rasa mual.

Menghirup udara segar dan menjaga sirkulasi udara di dalam mobil juga dapat membantu mengurangi gejala mabuk perjalanan. Jika memungkinkan, bukalah sedikit jendela atau nyalakan ventilasi agar udara tetap mengalir dan tubuh terasa lebih nyaman selama perjalanan.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Autonomic Neuroscience menunjukkan bahwa jahe memiliki potensi membantu mengurangi rasa mual pada beberapa kondisi, termasuk mabuk perjalanan. Mengonsumsi jahe dalam bentuk minuman hangat, permen jahe, atau biskuit jahe sebelum bepergian dapat menjadi salah satu alternatif alami bagi sebagian orang, meskipun respons setiap individu bisa berbeda.

Selain itu, hindari terlalu lama menatap layar ponsel atau membaca buku selama mobil berjalan. Aktivitas tersebut dapat memperbesar perbedaan sinyal antara mata dan telinga bagian dalam sehingga memperburuk gejala mabuk perjalanan.

Apabila sering mengalami mabuk perjalanan yang cukup berat, berkonsultasilah dengan dokter untuk mendapatkan saran atau obat yang sesuai sebelum bepergian. Dengan menerapkan berbagai langkah pencegahan, mulai dari memilih posisi duduk yang tepat, menjaga pola makan, hingga mengatur fokus pandangan, perjalanan menggunakan mobil dapat terasa lebih nyaman dan menyenangkan tanpa terganggu rasa mual.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....