Sering Melamun Berlebihan Bisa Menjadi Indikator Gangguan Kesehatan Mental
- 22 Jun 2026 13:26 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Melamun merupakan aktivitas yang umum terjadi dan dialami hampir setiap orang dalam kehidupan sehari-hari. Namun, jika dilakukan secara berlebihan hingga mengganggu aktivitas, kondisi tersebut dapat menjadi salah satu tanda adanya masalah kesehatan mental yang perlu diperhatikan.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa melamun yang terlalu sering berkaitan dengan tingkat stres, kecemasan, dan depresi yang lebih tinggi. Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Science pada 2010 oleh Matthew Killingsworth dan Daniel Gilbert dari Harvard University menemukan bahwa pikiran yang mengembara atau mind-wandering terjadi hampir setengah dari waktu seseorang terjaga dan berkaitan dengan tingkat kebahagiaan yang lebih rendah.
Dalam dunia psikologi, terdapat istilah maladaptive daydreaming atau melamun maladaptif yang ditandai dengan fantasi berlebihan dan sulit dikendalikan. Kondisi ini pertama kali diperkenalkan oleh Profesor Eli Somer dari University of Haifa, Israel, pada 2002, dan kerap ditemukan pada individu yang mengalami trauma, kecemasan, depresi, hingga gangguan obsesif kompulsif.
Penelitian lanjutan yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Psychology tahun 2016 menemukan bahwa individu dengan maladaptive daydreaming cenderung mengalami kesulitan berkonsentrasi, gangguan tidur, serta penurunan produktivitas. Mereka bahkan dapat menghabiskan waktu berjam-jam untuk tenggelam dalam dunia khayalan sehingga mengganggu pekerjaan, pendidikan, maupun hubungan sosial.
Meski demikian, tidak semua kebiasaan melamun merupakan tanda gangguan mental. Melamun dalam durasi singkat justru dapat membantu meningkatkan kreativitas dan kemampuan memecahkan masalah, selama tidak mengganggu fungsi sehari-hari dan masih dapat dikendalikan dengan baik.
Para ahli kesehatan mental menyarankan seseorang mulai waspada apabila melamun menyebabkan hilangnya fokus, menghindari interaksi sosial, atau menjadi pelarian dari masalah yang sedang dihadapi. Apabila kondisi tersebut disertai gejala lain seperti kesedihan berkepanjangan, kecemasan berlebihan, atau gangguan tidur, konsultasi dengan psikolog atau psikiater sangat dianjurkan.
Kesadaran terhadap kesehatan mental menjadi semakin penting di tengah tingginya tekanan kehidupan modern. Mengenali perubahan perilaku sederhana, termasuk kebiasaan melamun yang berlebihan, dapat menjadi langkah awal untuk mendapatkan bantuan yang tepat dan mencegah gangguan psikologis berkembang menjadi lebih serius.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....