Jangan Diabaikan, Ini Tanda-Tanda Tubuh Kekurangan Kalsium
- 16 Jun 2026 05:40 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Kalsium merupakan mineral penting yang berperan dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi, serta mendukung fungsi saraf, otot, dan jantung. Ketika asupan kalsium tidak mencukupi dalam jangka panjang, tubuh dapat mengalami hipokalsemia atau kondisi kekurangan kalsium yang sering kali tidak disadari pada tahap awal.
Salah satu tanda yang paling umum adalah mudah mengalami kram otot, kesemutan pada tangan dan kaki, serta mati rasa di sekitar mulut. Menurut National Institutes of Health (NIH), gejala tersebut muncul karena kadar kalsium yang rendah dapat mengganggu fungsi saraf dan kontraksi otot yang normal.
Selain itu, tubuh yang kekurangan kalsium juga dapat ditandai dengan kuku yang rapuh, kulit kering, dan rambut yang mudah rontok. Sebuah tinjauan yang diterbitkan dalam StatPearls Publishing pada 2025 menjelaskan bahwa hipokalsemia kronis dapat memengaruhi kesehatan kulit, rambut, dan kuku akibat terganggunya berbagai proses metabolisme dalam tubuh.
Kekurangan kalsium dalam jangka panjang juga berisiko menyebabkan penurunan kepadatan tulang atau osteoporosis. Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nutrients tahun 2024 oleh tim peneliti dari University of Castilla-La Mancha, Spanyol, menemukan bahwa asupan kalsium yang cukup berperan penting dalam menjaga massa tulang dan menurunkan risiko patah tulang pada usia lanjut.
Gejala lain yang perlu diwaspadai adalah mudah lelah, sulit berkonsentrasi, dan perubahan suasana hati. Studi yang diterbitkan dalam Frontiers in Nutrition pada 2023 menunjukkan bahwa kadar kalsium yang rendah dapat memengaruhi sistem saraf pusat dan berhubungan dengan gangguan fungsi kognitif serta peningkatan risiko depresi pada sebagian individu.
Pada kondisi yang lebih berat, kekurangan kalsium dapat menyebabkan gangguan irama jantung, kejang, hingga spasme otot yang serius. Oleh karena itu, para ahli menyarankan untuk segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila mengalami gejala yang menetap, terutama pada kelompok berisiko seperti lansia, ibu hamil, dan orang dengan gangguan penyerapan nutrisi.
Kebutuhan kalsium dapat dipenuhi melalui konsumsi susu dan produk olahannya, ikan sarden, tahu, tempe, kacang-kacangan, serta sayuran hijau seperti brokoli dan bayam. Selain menjaga pola makan yang seimbang, paparan sinar matahari yang cukup untuk mendukung pembentukan vitamin D juga penting agar penyerapan kalsium dalam tubuh dapat berlangsung secara optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....