Tips Mengembalikan Imun Anak setelah Sakit agar Cepat Pulih dan Kembali Aktif

  • 20 Jul 2026 09:28 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Setelah mengalami sakit, tubuh anak memerlukan waktu untuk memulihkan sistem kekebalan agar dapat kembali beraktivitas secara optimal. Orang tua memiliki peran penting dalam mendukung proses pemulihan melalui pola makan bergizi, istirahat yang cukup, serta kebiasaan hidup sehat.

Sejumlah penelitian mendukung pentingnya pemenuhan nutrisi dalam pemulihan sistem imun anak setelah sakit. Tinjauan sistematis yang diterbitkan dalam Annual Review of Nutrition (2024) menjelaskan bahwa kekurangan mikronutrien seperti vitamin A, vitamin D, zinc, dan selenium dapat menurunkan fungsi kekebalan tubuh anak, sedangkan The Immune System in Children with Malnutrition: A Systematic Review (PLoS One, 2014) menyimpulkan bahwa status gizi yang baik berperan penting dalam menjaga dan memulihkan fungsi sistem imun sehingga risiko infeksi berulang dapat ditekan.nting.

Salah satu langkah utama untuk mengembalikan daya tahan tubuh anak adalah memenuhi kebutuhan nutrisi seimbang yang kaya akan protein, vitamin A, vitamin C, vitamin D, zinc, dan zat besi. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kecukupan mikronutrien berperan penting dalam mendukung fungsi sistem imun dan membantu tubuh melawan infeksi.

Selain asupan gizi, anak juga membutuhkan waktu tidur yang cukup sesuai usianya agar proses regenerasi sel dan pembentukan sistem imun berlangsung maksimal. Tidur berkualitas membantu tubuh memproduksi berbagai komponen kekebalan yang diperlukan untuk mempercepat pemulihan setelah sakit.

Orang tua juga dianjurkan memastikan anak tetap terhidrasi dengan baik dan mulai kembali melakukan aktivitas fisik ringan sesuai kondisi kesehatannya. Minum air putih yang cukup dan bergerak secara bertahap dapat membantu memperlancar metabolisme serta mengembalikan kebugaran tubuh setelah masa pemulihan.

Tak kalah penting, orang tua sebaiknya menghindari pemberian makanan tinggi gula dan makanan ultra-proses secara berlebihan selama masa pemulihan. Sebaliknya, sajikan buah, sayuran, lauk berprotein, serta makanan yang mengandung probiotik seperti yogurt apabila sesuai dengan usia dan kondisi anak untuk membantu menjaga kesehatan saluran cerna yang berkaitan erat dengan sistem kekebalan tubuh.

Dukungan emosional dari keluarga juga berpengaruh terhadap proses penyembuhan anak. Lingkungan yang nyaman, bebas stres, dan penuh perhatian dapat membantu anak lebih cepat pulih serta kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan semangat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....