Bukan Sekadar Estetik, Ini Alasan Gen Z Lebih Betah Kerja di Kafe

  • 22 Mei 2026 06:36 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Fenomena generasi Z yang lebih memilih bekerja di kafe dibanding ruang kantor kini semakin sering ditemui di berbagai kota besar. Mulai dari mahasiswa, pekerja lepas, hingga karyawan remote working memanfaatkan kafe sebagai tempat mencari ide sekaligus menyelesaikan pekerjaan.

Bagi sebagian Gen Z, kafe dianggap mampu memberikan suasana kerja yang lebih santai dan fleksibel dibanding kantor formal. Musik yang tenang, aroma kopi, serta desain interior yang nyaman dinilai membantu meningkatkan fokus dan mengurangi rasa jenuh saat bekerja berjam-jam.

Tidak sedikit pula yang merasa suasana ramai di kafe justru membuat mereka lebih produktif. Sebuah penelitian dari University of Illinois menemukan tingkat kebisingan sedang seperti suara percakapan ringan dapat membantu meningkatkan kreativitas dibanding suasana yang terlalu sunyi.

Selain faktor kenyamanan, keberadaan internet cepat dan banyaknya colokan listrik membuat kafe menjadi tempat kerja alternatif yang praktis. Banyak pelaku usaha kafe bahkan mulai menyediakan area khusus co-working karena melihat tingginya minat anak muda bekerja dari luar kantor.

Media sosial juga ikut memengaruhi tren ini karena budaya “work from cafe” dianggap lebih menarik secara visual. Foto laptop, kopi, dan suasana estetik sering menjadi bagian dari gaya hidup digital Gen Z yang gemar membagikan aktivitas harian mereka di Instagram maupun TikTok.

Di sisi lain, sejumlah psikolog menilai kebiasaan bekerja di kafe juga berkaitan dengan kebutuhan Gen Z terhadap keseimbangan hidup dan kesehatan mental. Generasi ini cenderung menghindari lingkungan kerja yang terlalu kaku dan lebih menyukai suasana yang terasa personal serta tidak menekan.

Meski terlihat nyaman, bekerja di kafe tetap memiliki tantangan tersendiri seperti distraksi, pengeluaran yang lebih besar, hingga batas antara waktu kerja dan istirahat yang semakin kabur. Karena itu, para ahli menyarankan agar fleksibilitas tetap diimbangi dengan disiplin agar produktivitas dan kesehatan tetap terjaga.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....