Cuaca Mendung Dapat Memengaruhi Kondisi Emosi
- 11 Mei 2026 05:54 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Cuaca mendung sering membuat sebagian orang merasa lebih murung, mudah lelah, dan kurang bersemangat menjalani aktivitas sehari-hari. Kondisi tersebut ternyata memiliki penjelasan ilmiah yang berkaitan dengan pengaruh cahaya matahari terhadap tubuh manusia.
Paparan sinar matahari diketahui berhubungan dengan produksi hormon serotonin yang berperan mengatur suasana hati. Hormon tersebut membantu seseorang merasa lebih tenang, bahagia, dan berenergi dalam menjalani aktivitas.
Saat cuaca mendung, intensitas cahaya matahari menjadi lebih rendah dibanding hari cerah. Kondisi itu dapat memengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh sehingga sebagian orang mengalami perubahan emosi maupun penurunan semangat.
National Institute of Mental Health menjelaskan minimnya pencahayaan alami dapat memengaruhi kondisi psikologis manusia. Perubahan suasana hati akibat kurang sinar matahari bahkan dikenal dengan istilah Seasonal Affective Disorder atau SAD.
| Baca juga: Buah Lebih Manis saat Kemarau |
Fenomena tersebut kerap dikaitkan dengan musim dingin dan cuaca mendung berkepanjangan. Harvard Medical School juga menyebut cahaya matahari memiliki peran penting dalam mengatur ritme biologis tubuh manusia, termasuk pola tidur dan tingkat energi.
Kurangnya sinar matahari membuat sebagian orang merasa tubuh lebih lambat dan kurang bertenaga. Akibatnya, aktivitas sehari-hari terasa lebih berat dibanding biasanya.
Meski demikian, tidak semua orang merasa terganggu saat cuaca mendung. Sebagian justru merasa lebih nyaman dan rileks karena suasana dingin serta suara hujan dinilai membantu menenangkan pikiran dan mengurangi stres.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....